Polisi Bongkar Bisnis Prostitusi Phone Sex di Tangerang

Selasa, 09 Oktober 2018 - 19:46 WIB
Polisi Bongkar Bisnis...
Polisi Bongkar Bisnis Prostitusi Phone Sex di Tangerang
A A A
TANGERANG - Petugas Polrestro Tangerang Kota membongkar praktik prostitusi online melalui layanan telepon atau phone sex. Pelaku mengajak kencan pria hidung belang melalui saluran telepon.

Bisnis mesum online ini dijalankan oleh jaringan profesional, dengan operatornya bernama Sandra (20). Mereka, mengunakan modus menyebar nomor telepon dengan kepala 0809 secara acak. Selain mengajak phone sex, para pelaku juga melayani kencan secara langsung dengan tarif yang sangat tinggi, mencapai Rp1 juta lebih, kepada pria hidung belang.

Kapolrestro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, pelaku menyebar pesan singkat berisi ajakan untuk phone sex, ke nomor telepon secara acak, dengan sandi 0809 di depan nomornya. "Jadi, mereka menyebar nomor itu secara acak. Salah satunya pesan yang disebar itu, diterima anggota Satreskrim Polrestro Tangerang Kota," kata Harry kepada wartawan di Polrestro Tangerang Kota, Selasa (9/10/2018).

Harry menuturkan, pesan yang masuk pada 28 September 2018, langsung ditindaklanjuti petugas dengan melakukan penyamaran sebagai pria hidung belang yang mengajak pelaku untuk phone sex, untuk kemudian berhubungan badan. "Saat nomor ditelpon, seorang wanita yang mengaku bernama Sandra, mengangkat telepon. Lalu, petugas mengajak ketemuan di Hotel Narita, Cipondoh," sambungnya.

Untuk bertemu dengan pelaku, petugas yang menyamar harus melakukan transfer uang terlebih dahulu sebesar Rp300.000. Setelah itu, membayar lagi Rp1 juta untuk melakukan hubungan badan langsung.

Dari keterangan pelaku, petugas akhirnya berhasil membongkar sarang bisnis lendir online ini di Ruko Mutiara Karawaci, Blok D26, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Di sana, petugas mengamankan lima orang karyawan yang sedang melayani para hidung belang dalam melakukan phone sex. Mereka semuanya wanita yakni, Tati, Siska, Siti, dan Atin.

"Kami masih memburu pelaku lain yakni, LIM yang bertugas sebagai pengawas bisnis tersebut," ujarnya. Dilanjutkan Harry, bisnis esek-esek melalui telepon ini dijalankan dengan rapi, dan diduga dilakukan oleh jaringan internasional dari Korea Selatan, dan telah berjalan lama.
(whb)
Berita Terkait
Dea Raup Rp15 Juta per...
Dea Raup Rp15 Juta per Bulan dari Prostitusi Online
4 Artis Ini Pernah Terjebak...
4 Artis Ini Pernah Terjebak Kasus Prostitusi Online
Cynthiara Alona Buka...
Cynthiara Alona Buka Baju dan Celana Sebelum Jadi Tersangka Prostitusi
Diduga Terlibat Prostitusi...
Diduga Terlibat Prostitusi Online, Polisi Tangkap Artis Hana Hanifah
8 Artis Tanah Air yang...
8 Artis Tanah Air yang berada di Pusaran Prostitusi
Polisi Bongkar Prostitusi...
Polisi Bongkar Prostitusi Online di Bogor, Korbannya Selebgram hingga Putri Kebudayaan
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
3 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
3 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
4 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
10 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
11 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
12 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved