Belasan Kasus Anarkisme Perguruan Silat Menggantung, Ini Alasan Polisi

Minggu, 07 Oktober 2018 - 17:39 WIB
Belasan Kasus Anarkisme...
Belasan Kasus Anarkisme Perguruan Silat Menggantung, Ini Alasan Polisi
A A A
TULUNGAGUNG - Pengusutan kasus perusakan dan penganiayaan yang melibatkan massa perguruan silat di Kabupaten Tulungagung tidak pernah selesai. Informasi yang dihimpun ada 11 laporan yang masuk ke kepolisian, namun nyaris seluruhnya tidak jelas penyelesaiannya.

Terbaru arak-arakan pendekar dari salah satu perguruan silat melakukan aksi anarkis di Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Minggu (7/10/2018) dini hari. Kabag Ops Polres Tulungagung Kompol Khoiril mengakui, tidak mudah menangani kasus anarkis yang melibatkan oknum perguruan silat.

Menghilangnya orang-orang yang diduga sebagai pelaku menjadi salah satu faktor penyebab sulitnya pengungkapan. "Setelah kejadian pelaku tiba-tiba hilang begitu saja. Tidak ada yang mengetahui. Informasi minim sekali. Tidak ada yang melihat," kata Khoiril.

Khoiril membantah tudingan kasus kekerasan tersebut tidak ditangani. Setiap kasus yang dilaporkan, kata dia, polisi berusaha keras mengusutnya. Semua laporan, telah diproses. Hanya saja tidak semua laporan bisa diungkap.

Menurut Khoiril mencari saksi dalam kasus anarkis ini tidak mudah. Karena itu dia meminta masyarakat untuk turut membantu. Informasi sekecil apa pun dari masyarakat, yakni baik berupa foto maupun rekaman video, bagi polisi akan sangat membantu. "Tolong, informasi sekecil apa pun kami tunggu," paparnya.

Untuk kasus kekerasan yang terjadi pada Minggu (7/10/2018) dini hari, Khoiril optimistis mampu mengungkap kasus tersebut secepatnya. Apalagi semua pihak terkait, yakni Pemkab Blitar, aparat desa, pimpinan perguruan silat (PSHT dan Pagar Nusa) dan perwakilan IPSI, telah duduk bersama.

Bahkan Pemkab Tulungagung yang diwakili langsung Plt Bupati Tulungagung Maryoto Bhirowo berjanji memberi bantuan para korban, yakni baik yang terluka maupun motor dan rumahnya dirusak. "Pemkab melalui Plt Bupati akan memberikan bantuan kepada korban," katanya.

Khoiril juga mengatakan akan melakukan penyelidikan secara keseluruhan. Hal itu mengingat massa yang terlibat berjumlah besar. Siapa pun yang terbukti menjadi pelaku anarkis menurut Khoiril akan diproses secara hukum. "Kita akan selidiki secara keseluruhan. Karena khawatirnya akan ada pihak yang menunggangi," jelasnya.

Ketua Perguruan Silat Pagar Nusa Tulungagung Moh Ubaidilah Suwito meminta kasus anarkisme massa diusut tuntas dan hukum harus ditegakkan. "Masalah ini harus diusut tuntas," ujarnya.
(wib)
Berita Terkait
Tidak Terima Motornya...
Tidak Terima Motornya Dahului, Pria di Tomohon Ngamuk Ambil Parang
Puluhan Orang Kelompok...
Puluhan Orang Kelompok John Kei Dibawa ke Polda Metro Jaya
Polisi Kantongi Identitas...
Polisi Kantongi Identitas 9 Pelaku Penganiayaan Satu Keluarga di Cipinang Melayu
Tak Terima Diklakson...
Tak Terima Diklakson saat Antre Isi BBM di SPBU, Pria Ini Rusak Truk dan Lukai Sopirnya
Polisi Usut Penganiayaan...
Polisi Usut Penganiayaan dan Perusakan Truk Kontainer oleh Koboi Pajero di Jakut
Masalah Perusakan Mobil...
Masalah Perusakan Mobil Diduga Jadi Pemicu Penyerangan di Sukajadi
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
44 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved