31 Tahun Diberlakukan, Begini Awal Mula One Way di Jalur Puncak

Rabu, 03 Oktober 2018 - 20:09 WIB
31 Tahun Diberlakukan,...
31 Tahun Diberlakukan, Begini Awal Mula One Way di Jalur Puncak
A A A
BOGOR - Bagi masyarakat Jabodetabek sudah tak asing lagi mendengar rekayasa lalu lintas one way di jalur Puncak, Bogor. One way dilakukan oleh kepolisian Bogor untuk mengurai kemacetan di jalur wisata berudara sejuk tersebut.

Lalu sejak kapan aparat kepolisian memberlakukan one way di jalur Puncak.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Edi Wardani mengatakan, sistem satu arah lalu lintas atau one way di jalur Puncak diterapkan pada 1987. Saat itu, one way mulai diberlakukan untuk mengakomodir wisatawan melancong ke Taman Safari Indonesia, Cisarua.

"Saat itu one way baru berlaku sekitar 3 kilometer mulai dari Simpang Cibereum, kini RS Paru Dr M Goenawan Partowidigdo hingga Simpang Pasar Cisarua," kata Edi kepada wartawan Rabu (3/10/2018). Selama 31 tahun lebih sistem satu arah itu diterapkan, volume kendaraan terus bertambah sedangkan ruas jalur Puncak sepanjang 21 kilometer (Gadog-Puncak Pass) dengan lebar 6 meter kian sesak dipadati pedagang kaki lima (PKL) di sisi jalan.

Kini sistem satu arah di jalur tersebut berlaku teratur setiap akhir pekan.Petugas Polres Bogor memberlakukan one way setiap Sabtu-Minggu, dengan skema pada pagi hari memprioritaskan kendaraan menuju Puncak dari Bogor/Jakarta, pada sore hari arah sebaliknya. Hanya saja, durasi penutupan yang sulit diprediksi. Polisi pun mengandalkan panjang antrean kendaraan.

Bila kendaraan Sabtu/Minggu nampak mengular sekitar 5 kilometer jelang gerbang tol, sudah dipastikan durasi penutupan satu arah ke Puncak bisa berlangsung tiga jam lebih. Demikian juga dengan sore hari, durasi penutupan satu arah dari Puncak menuju Jakarta/Bogor berlangsung lama bila kendaraan sudah mengular hingga Cimacan.( Baca: Atasi Macet Jalur Puncak, Polres Bogor Wacanakan Ganjil Genap )

Berdasarkan survei yang dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, setiap akhir pekan jumlah kendaraan dari Tol Jagorawi arah Jakarta mencapai 40.000 kendaraan. Jumlah itu meningkat pada libur panjang, seperti Idul Fitri atau Natal/Tahun Baru. "Sementara, kapasitas jalan hanya menampung sekitar 20.000 kendaraan," ucap Edi.

Guna mengatasi kemacetan dengan mengurangi kendaraan yang melintas di jalur Puncak, khususnya saat akhir pekan, Polres Bogor mewacanakan pemberlakuan ganjil genap di kawasan Puncak (Ciawi-Megamendung-Cisarua).

Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor AKP Hasby Ristama penerapan ganjil genap di Jalan Raya Puncak ini baru sebatas usulan. "Jadi ini (Rencana ganjil genap) baru akan dibahas baik dengan kepolisian, pemerintah daerah maupun pihak kementerian terkait," ungkapnya kepada wartawan, Selasa, 2 Oktober 2018 kemarin.
(whb)
Berita Terkait
Ridwan Kamil Serahkan...
Ridwan Kamil Serahkan Dokumen DOB Kabupaten Bogor Barat ke Pusat
Kabupaten Bogor Siapkan...
Kabupaten Bogor Siapkan 10 TPU Khusus Korban Covid-19
Pembatasan Kawasan Perkantoran...
Pembatasan Kawasan Perkantoran Pemkab Bogor
Pemkab Bogor Diminta...
Pemkab Bogor Diminta Perkuat Koordinasi dalam Penanganan Bencana Alam dan Covid-19
Asal Usul Bojonggede...
Asal Usul Bojonggede Bogor, Kampung Halaman Bonge Ikon Citayam Fashion Week
Ini 4 Pendapat Soal...
Ini 4 Pendapat Soal Asal Usul Nama Bogor
Berita Terkini
Macet Parah, Pengendara...
Macet Parah, Pengendara Diminta Hindari Exit Tol Sentul Selatan
1 jam yang lalu
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
1 jam yang lalu
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
1 jam yang lalu
Karangan Bunga Hiasi...
Karangan Bunga Hiasi Kantor BGN, Ada Ucapan Terima Kasih Dipecatnya Dadan Hindayana
1 jam yang lalu
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
1 jam yang lalu
Prabowo Dijadwalkan...
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Bogor
4 jam yang lalu
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved