1.368 Korban Gempa Palu dan Donggala Mengungsi ke Makassar

Senin, 01 Oktober 2018 - 20:25 WIB
1.368 Korban Gempa Palu...
1.368 Korban Gempa Palu dan Donggala Mengungsi ke Makassar
A A A
MAKASSAR - Pengungsi korban gempa dan tsunami dari Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah terus berdatangan ke Makassar, Sulawesi Selatan. Dinas Kesehatan Sulsel mencatat, sejak Minggu (30/9/2018), sebanyak 1.368 pengungsi masuk ke Makassar menggunakan 5 armada Hercules melalui Lanud Hasanuddin.

Para pengungsi diberi pelayanan kesehatan dan mendapat rujukan ke berbagai rumah sakit di Makassar, seperti, RS Wahidin Sudirohusodo (37 orang), RS Daya (20 orang), RSUD Salewangeng (2 orang), RS Plamonia (1 orang), RS Siloam (1 orang).
Total rujukan sebanyak 61 orang dan dua jenazah. Pengungsi yang kondisinya dinilai tidak parah ditempatkan ke Asrama Haji Sudiang Makassar.

Direktur Pelayanan RS Wahidin Sudirohusodo, Prof Mansyur Arif menjelaskan, pihaknya sudah mengantisipasi sebagai penyanggah dan pusat rujukan untuk korban gempa di Palu. Pihaknya sudah mempersiapkan tim yang bertugas khusus menindaklanjuti bencana. Namun, diakui, rumah sakit mulai kewalahan karena banyak para pengungsi datang. Mereka bukan pasien tapi keluarga korba yang mencari saudaranya di rumah sakit.

"Makanya itu sempat bertumpuk. Dikabarkan sudah 200 pasien dievakuasi-lah, terancam tidak ada pakaian-lah, segala macam akhirnya masyarakat berbondong-bondong datang. Makanya kemarin malam kita kewalahan. Kewalahan bukan karena pasien tapi keluarga yang datang mencari. Padahal tidak mencapai 200, hanya 38," katanya saat jumpa pers di RS Wahidin Sudirohusodo, Senin (1/10/2018).

Terkait pembiayaan, pihak RS Wahidin Sudirohusodo tidak membebankan biaya kepada pasien. Jumlah pasien yang ditangani, Senin (1/10/2018) sebanyak 38 orang. Terdiri dari 14 pasien laki-laki dan 24 sisanya perempuan. "Sayangnya dari 38 pasien, ada satu yang tidak tertolong. Dia cedera kepala berat," ungkapnya. Saat ini pasien yang dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo sebanyak 25 orang karena 12 lainnya sudah dipulangkan.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menambahkan, saat ini Pemprov Sulsel fokus menyiapkan pelayanan rumah sakit. "Kita ini kan daerah penyangga, jadi memang harus pintar-pintar membagi; penanganan serius di Rumah Sakit Wahidin, ringan ke RS Sayang Rakyat. Rumah Sakit Labuang Baji juga disiapkan. Kalau tidak ada masalah, ke Asrama Haji," katanya di kantor Gubernur Sulsel.

Pemprov Sulsel kembali akan melepas bantuan paling sedikit 200 truk di Lapangan Hasanuddin Makassar, Kamis (4/10) mendatang. Biaya rumah sakit juga menjadi tanggungan pemerintah. "Nggak usah diurusin (biaya), pokoknya kita tanggung semua," katanya.
(amm)
Berita Terkait
Gempa M5,0 Guncang Palu...
Gempa M5,0 Guncang Palu Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Deretan Gempa Bumi yang...
Deretan Gempa Bumi yang Paling Mematikan di Indonesia
Ziarah Empat Tahun Bencana...
Ziarah Empat Tahun Bencana Gempa Palu
Gempa Donggala, Warga...
Gempa Donggala, Warga Diimbau Mengungsi ke Dataran Tinggi
Taiwan ICDF Hadirkan...
Taiwan ICDF Hadirkan Proyek Pendukung Mata Pencaharian di Sulawesi Tengah
Bahas Penanganan Likuifaksi,...
Bahas Penanganan Likuifaksi, Aktivis Perempuan Palu Wakili Indonesia di AYIMUN 2022
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
40 menit yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
1 jam yang lalu
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
6 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
11 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
11 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
11 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved