Rebutan Gadis 'Kembang Perumahan', Pelajar Kritis Disabet Celurit

Selasa, 25 September 2018 - 21:05 WIB
Rebutan Gadis Kembang...
Rebutan Gadis 'Kembang Perumahan', Pelajar Kritis Disabet Celurit
A A A
BEKASI - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota meringkus seorang pelajar berinisial RSD diwilayah Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. RSD (17) menganiaya teman kecilnya WH (17) hingga kritis dengan senjata tajam jenis celurit.

Kasat Reskrim Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, AKBP Jarius Saragih mengatakan, motif penmbacokan yang dilakukan tersangka tersebut dipicu rebutan perempuan. ”Karena motif asmara, perkelahian antara mereka itu terjadi hingga WH mengalami kritis hingga kini,” katanya kepada wartawan, Selasa (25/9/2018).

Jarius menjelaskan, peristiwa itu terjadi di Jalan Kusuma Utara, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Sabtu 22 September 2018 malam sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu antara korban berselisih dengan pelaku karena berebut seorang remaja perempuan kembang perumahan tersebut.

Keduanya saling tantang melalui pesan singkat whatsapp. Saat itu, kata dia, korban yang terlebih dahulu sampai di lokasi bersama dengan temanya.

Tak lama kemudian tersangka juga tiba di lokasi juga bersama dengan temanya. ”Tersangka yang membekali diri dengan celurit langsung menyerang korban,” ungkapnya.

Diserang tiba–tiba dengan celurit membuat korban langsung terkapar. Korban mengalami luka bacok di kaki, tangan, dan perut robet hingga ususnya terburai.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari menambahkan, saat ini petugas masih mencari senjata tajam yang digunakan tersangka menganiaya korban hingga kritis. ”Keterangan tersangka senjata tajam itu dibuang ke parit, masih kita cari barang buktinya,” katanya.

Akibat perbuatannya, tersangka kini mendekam di balik jeruji Mapolrestro Bekasi Kota. Tersangka dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun. Barang bukti disita pakaian korban dan pelaku. ”Kasus ini masih dalam pengembangan,” ujarnya.

Sementara tersangka RSD mengaku menyesal telah menganiaya temanya sejak kecil tersebut. Penganiayaan itu dilakukanya karena emosi dituduh merebut pacar korban.

Padahal, dia mengaku tak tahu menahu perihal tuduhan tersebut. Apalagi tuduhan itu membuatnya sakit hati.”Saya diancam, makanya saya melawan,” kata RSD.
(ysw)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
37 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
2 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
3 jam yang lalu
Infografis
Suhu Global Terus Meningkat,...
Suhu Global Terus Meningkat, Bumi Mendekati Titik Kritis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved