Bandara Ahmad Yani Gelar Simulasi Pesawat Tergelincir di Malam Hari

Jum'at, 21 September 2018 - 09:24 WIB
Bandara Ahmad Yani Gelar...
Bandara Ahmad Yani Gelar Simulasi Pesawat Tergelincir di Malam Hari
A A A
SEMARANG - Guna meningkatan kesigapan para petugas Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, PT Angksa Pura I (API) Cabang Semarang menggelar latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD), Kamis (20/9/2018) petang hingga malam hari.

Menurut Direktur Operasi AP I Wendo Asrul Rose, pihaknya sengaja menggelar hingga malam hari untuk memaksimalkan kinerja penanggulangan. Hal itu untuk melatih dan menguji kemampuan seluruh personel yang ada dengan alur pekerjaan baru di terminal yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Latihan PKD ini digelar untuk kali pertama di terminal baru Bandara Jenderal A Yani Semarang, yang diresmikan operasionalnya Presiden Joko Widodo pada 7 Juni 2018 lalu. Pelaksanaan seluruh rangkaian latihan PKD kali ini sengaja dilakukan pada malam hari guna melatih kesigapan para personel serta kesiapan peralatan pendukung, mengingat kejadian darurat dapat terjadi kapanpun juga," kata Wendo.

Dalam latihan PKD, fungsi koordinasi, komunikasi, komando, serta sinkronisasi antarunit dan instansi akan dilatih dan diuji. Hal tersebut sesuai dengan pedoman yang sesuai dengan Dokumen Penanggulangan Keadaan Darurat Bandar Udara (Airport Emergency Plan Document), Dokumen Program Keamanan Bandar Udara (Airport Security Programme Document), serta Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku di bandara.

Kegiatan latihan PKD terbagi dalam tiga simulasi. Yakni, latihan terkait penanganan kebakaran gedung (fire building exercise), latihan terkait penanganan ancaman keamanan bandara (aviation security exercise), dan latihan terkait penanganan kecelakaan pesawat udara (aircraft accident exercise).

Untuk fire building exercise, simulasi kebakaran digelar di lantai atas gedung terminal penumpang Bandara Jenderal Ahmad Yani. Sedangkan dalam aircraft accident exercise, disimulasikan kecelakaan pesawat bernama Srigunting Air yang terjadi di ujung landas pacu 31 Bandara Jenderal Ahmad Yani.

Digambarkan bahwa kecelakaan tersebut mengakibatkan 86 korban, dimana 69 korban luka-luka dan 17 lainnya meninggal. Penanganan kejadian ini dilakukan sesuai dengan Airport Emergency Plan (AEP) bandara.

"Suasana simulasi dirancang sedemikian rupa seperti kondisi nyata, dimana korban jiwa, korban luka, api, dan semua kondisi darurat yang terjadi ditangani sesuai dengan pedoman yang tertuang di dalam AEP Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Korban Tewas Pesawat...
Korban Tewas Pesawat Air India Jadi 17, Termasuk Pilot dan Co Pilot
Pesawat Air India Expres...
Pesawat Air India Expres Terbelah Dua Saat Mendarat, 14 Tewas
Pesawat Pilatus Tergelincir...
Pesawat Pilatus Tergelincir di Lapangan Terbang Perintis Paniai Papua
Pesawat Militer yang...
Pesawat Militer yang Jatuh di Riau Jenis BAE Hawk 209
Pesawat SAM Air Tergelincir...
Pesawat SAM Air Tergelincir di Beoga Puncak Jaya Papua
Pesawat Sam.Air Tergelincir...
Pesawat Sam.Air Tergelincir di Bandara Beoga Papua
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
22 menit yang lalu
Gelar Intercultural...
Gelar Intercultural Festival 2026, UMB Satukan Mahasiswa 9 Negara lewat Budaya
2 jam yang lalu
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
13 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
13 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
13 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
14 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved