Polda Jateng Bentuk 3 Tim Elite Pengamanan Capres-Cawapres
Selasa, 18 September 2018 - 12:16 WIB
Polda Jateng Bentuk 3 Tim Elite Pengamanan Capres-Cawapres
A
A
A
SEMARANG - Polda Jateng membentuk tiga tim elite untuk melakukan pengamanan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) saat mereka melakukan kunjungan ke Jateng. Mereka memiliki kemampuan khusus dan terlatih untuk pengamanan.
“Untuk Provinsi Jawa Tengah, kita menyiapkan khsusus capres dan cawapres ada tiga tim. Yang tadi kita peragakan adalah satu tim, mulai dari rangkaian kedatangan beliau (capres-cawapres) di wilayah Jateng,” ujar Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, usai Simulasi Pra-Operasi Mantab Brata Candi 2018, di Kampus Akpol Semarang, Selasa (18/9/2018).
Jenderal bintang dua itu mengatakan, telah menyiapkan skenario dan prosedur tetap pengamanan ketika capres-cawapres melakukan kunjungan atau kampanye. Tim elite yang terpilih akan bertugas secara bergantian agar tidak terforsir saat melakukan pengamanan.
“Diawali dengan dua sepeda motor lalu lintas, satu mobil lalu lintas, kemudian sekuriti VIP cadangan, dan berikutnya sampai ambulans. Jadi ada tiga tim secara bergantian, biar bisa beristirahat. Untuk pengamanan selama di Jawa Tengah adalah dari Polda Jateng, termasuk kendaraannya,” tukas Condro.
Polda Jateng menyiagakan 27.000 personel untuk pengamanan pada masa Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Jumlah tersebut diperkuat dari jajaran TNI yang mengerahkan 9.000 personel. Selain itu, juga masih ditambah dengan petugas perlindungan masyarakat (linmas).
“Kami menyiapkan 27.000 personel Polri, kemudian 9.000 personel TNI untuk Pileg dan Pilpres, juga didukung oleh linmas. Sedangkan pengamanan yang melekat ke calon sudah ditunjuk oleh Mabes Polri,” tandasnya.
“Untuk Provinsi Jawa Tengah, kita menyiapkan khsusus capres dan cawapres ada tiga tim. Yang tadi kita peragakan adalah satu tim, mulai dari rangkaian kedatangan beliau (capres-cawapres) di wilayah Jateng,” ujar Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, usai Simulasi Pra-Operasi Mantab Brata Candi 2018, di Kampus Akpol Semarang, Selasa (18/9/2018).
Jenderal bintang dua itu mengatakan, telah menyiapkan skenario dan prosedur tetap pengamanan ketika capres-cawapres melakukan kunjungan atau kampanye. Tim elite yang terpilih akan bertugas secara bergantian agar tidak terforsir saat melakukan pengamanan.
“Diawali dengan dua sepeda motor lalu lintas, satu mobil lalu lintas, kemudian sekuriti VIP cadangan, dan berikutnya sampai ambulans. Jadi ada tiga tim secara bergantian, biar bisa beristirahat. Untuk pengamanan selama di Jawa Tengah adalah dari Polda Jateng, termasuk kendaraannya,” tukas Condro.
Polda Jateng menyiagakan 27.000 personel untuk pengamanan pada masa Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Jumlah tersebut diperkuat dari jajaran TNI yang mengerahkan 9.000 personel. Selain itu, juga masih ditambah dengan petugas perlindungan masyarakat (linmas).
“Kami menyiapkan 27.000 personel Polri, kemudian 9.000 personel TNI untuk Pileg dan Pilpres, juga didukung oleh linmas. Sedangkan pengamanan yang melekat ke calon sudah ditunjuk oleh Mabes Polri,” tandasnya.
(wib)