Setelah Disaring, KPU Jabar Tetapkan DPT Pemilu 2019 Sebanyak 32.482.000

Sabtu, 15 September 2018 - 11:09 WIB
Setelah Disaring, KPU...
Setelah Disaring, KPU Jabar Tetapkan DPT Pemilu 2019 Sebanyak 32.482.000
A A A
BANDUNG - Setelah melalui penyaringan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat akhirnya menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sebanyak 32.482.000 atau berkurang 154.846 pemilih dari DPT sebelumnya sebanyak 32.636.846 pemilih.

Diketahui, KPU Jabar menyaring kembali DPT Pemilu 2019 di seluruh kabupaten/kota di Jabar yang telah ditetapkan Agustus 2018 guna menyikapi dugaan 25 juta data pemilih bermasalah yang terungkap dalam rekapitulasi pemilih nasional yang dilakulan KPU RI, beberapa waktu lalu.

Penetapan DPT hasil perbaikan tersebut digelar dalam Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan di Aula Setia Permana Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Jumat 14 September 2018. Kegiatan itu dihadiri perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jabar, Ketua KPU kabupaten/kota se-Jabar, pimpinan parpol, dan calon anggota DPD RI.

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menyatakan, perbaikan DPT yang telah dilakukan pihaknya menjadi bukti bahwa KPU Jabar memperhatikan setiap rekomendasi dari Bawaslu dan peserta pemilu. "Intinya adalah untuk mewujudkan data pemilih yang valid," tegas Yayat, Sabtu (15/9/2018).

Yayat Hidayat menjelaskan, penyaringan DPT Pemilu 2019 di Jabar dilakukan melalui pencermatan data pemilih di 27 kabupaten/kota di Jabar pada 12-13 September 2018. "Kita diberi waktu dua hari untuk membersihkan data yang disinyalir bermasalah itu," katanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jabar Wasikin Marzuki menegaskan, jajarannya di seluruh kabupaten/kota menemukan sejumlah data bermasalah dan langsung melakukan perbaikan. Dari temuan tersebut, pihaknya menyampaikan rekomendasi kepada KPU Jabar agar mengantisipasi keberadaan pemilih pemula dan mendeteksi pemilih yang menikah dini.

"Khusus untuk disdukcapil (dinas kependudukan dan catatan sipil), perhatikan warga yang belum memiliki KTP elektronik," katanya.
(wib)
Berita Terkait
Sirekap Ngebug, Warganet...
Sirekap Ngebug, Warganet Skeptis dengan Kemampuan Tim IT KPU
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
Puluhan Ribu TPS di...
Puluhan Ribu TPS di Sejumlah Daerah Belum Miliki Pengawas Jelang Pemilu 2024
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Berita Terkini
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
48 menit yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
1 jam yang lalu
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
1 jam yang lalu
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
2 jam yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
3 jam yang lalu
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
4 jam yang lalu
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved