Terkena Jerat Babi, Anak Gajah Ini Tertinggal dari Rombongan

Jum'at, 14 September 2018 - 18:34 WIB
Terkena Jerat Babi,...
Terkena Jerat Babi, Anak Gajah Ini Tertinggal dari Rombongan
A A A
PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama tim dokter hewan berhasil melepaskan jerat babi yang melingkar di kaki anak gajah. Namun, anak gajah tersebut tidak bisa bergabung dengan rombongan karena kondisi kakinya tidak memungkinkan.

Demi menyelamatkan satwa yang hampir punah itu, tim terpaksa mengevakuasi gajah itu dari kawasan konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Mandau Kabupaten Siak.

"Kelompoknya telah berada di lokasi lain dengan perkiraan jarak 57 kilometer dari keberadaan anak gajah yang terkena jeratan babi itu," ucap Humas BBKSDA Riau, Dian Indriti Jumat (14/9/2018).

Evakuasi ini berdarsarkan dari berbagai pertimbangan. Dari pengamatan setelah beberapa hari pengobatan, tidak menunjukan perkembangan. Anak gajah yang terluka pada bagian kaki kanannya hanya bisa berputar- putar saja di lokasi.

"Berdasarkan laporan dari lapangan terdapat kecenderungan berat badan satwa makin menurun serta diare yang terlihat dari kotorannya. Sehingga dikhawatirkan anak gajah akan semakin memburuk kondisinya," imbunhya.

Dengan berbagai pertimbangan, maka tim memutuskan untuk mengevakuasi gajah dari konsesi milik anak perusahaan APRIL Group. Untuk evakuasi gajah, tim didampingi tiga dokter hewan dan sejumlah perawat.

Selain itu pawang gajah (mahout) bersama seekor gajah latih turut membantu evakuasi gajah yang terluka. Anak gajah tersebut kemudian dibawa ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Riau di Minas, Siak. "Anak gajah tersebut dievakuasi dengan menggunakan truk yang dikawal oleh gajah latih bernama Indah bersama tim dokter dan pawang," ucapnya.

Usai berhasil dievakuasi, tim kembali lakukan pengobatan lanjutan dan perawatan intensif terhadap anak gajah tersebut. "Anak gajah itu diberintuk memulihkan kesehatannya. Saat ini terus diupayakan pemulihan gajah tersebut," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Tragis, Gajah Betina...
Tragis, Gajah Betina Ditemukan Tak Bernyawa di Aceh
Menyayat Hati, Induk...
Menyayat Hati, Induk Gajah Tetap Membawa Jenazah Anaknya yang Mati Berminggu-minggu
Stop Naik Gajah di Tempat...
Stop Naik Gajah di Tempat Wisata, Bisa Bikin Tulang Belakang Mereka Bengkok
Gajah Liar Berkeliaran,...
Gajah Liar Berkeliaran, Warga Aceh Tak Berani Berkebun
Perdagangan Ilegal Gading...
Perdagangan Ilegal Gading Gajah: Kisah Kelam di Balik Kemewahan, Bisnis Besar Berdarah Dingin
Ditemukan Tanpa Kepala,...
Ditemukan Tanpa Kepala, Gajah Sumatera Ini Mati Dibunuh di Kawasan Perkebunan
Berita Terkini
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
43 menit yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
1 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
2 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
10 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
10 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
11 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved