Bandar Sabu Jaringan Lapas Tangerang Diringkus di Cipondoh

Kamis, 13 September 2018 - 19:07 WIB
Bandar Sabu Jaringan...
Bandar Sabu Jaringan Lapas Tangerang Diringkus di Cipondoh
A A A
JAKARTA - Petugas Satuan Reserse Narkoba Polresto Tangerang Kota meringkus seorang pengedar sabu jaringan lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Kota Tangerang, Banten.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan mengatakan, pelaku berinisial HY. Dari tangannya, polisi menyita barang bukti sabu seberat 1.525 gram yang akan dipasok ke dalam lapas.

"Pelaku merupakan jaringan pengedar sabu wilayah Tangerang-Jakarta Timur, yang diduga dikendalikan oleh seorang narapidana di dalam lapas," kata Harry di Mapolresto Tangerang Kota, Kamis (13/9/2018).

Dijelaskan dia, penangkapan pelaku berawal dari informasi warga yang resah dengan aktivitas pelaku lantaran wilayahnya dijadikan tempat transaksi narkoba.

"Penangkapan bermula dari laporan warga yang mengatakan terdapat aktivitas jual beli narkotika di wilayah Neroktog, Kelurahan Pinang, Kecamatan Cipondoh. Petugas lalu melakukan penyelidikan," sambungnya.

Dari hasil penyelidikan itu, pelaku tinggal di wilayah Cipondoh. Saat digelar Operasi Nila Jaya 2018, petugas langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku.

"Penangkapan itu merupakan hasil Operasi Nila Jaya 2018. Tersangka ditangkap di rumahnya, di kawasan Cipondoh. Ternyata, HY merupakan residivis dengan kasus yang sama di tahun 2013 lalu," ungkap Harry.

Kepada petugas, HY mengaku baru tiga bulan menjadi penjual sabu. Selama itu, HY telah menjual lebih dari 4 Kilogram sabu di wilayah Tangerang dan Jakarta Timur.

"Kami juga mengamankan enam paket sabu siap edar di rumah HY. Kepada petugas, tersangka mengaku barang haram tersebut didapat dari seorang tersangka lain bernama RB yang saat ini buron," jelasnya.

Ditambahkan Harry, pelaku merupakan bandar besar. Tersangka memiliki banyam kaki tangan sebagai pengecer sabu miliknya, di wilayah Jakarta dan Tangerang.

"Dari pengakuan pelaku, sabu tersebut dijual ke Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Kota Tangerang. Untuk RB sendiri, masih kami kejar. Pelaku juga diduga memasok sabu ke sejumlah lapas di Tangerang," tambahnya.

Hingga saat ini, petugas masih melakukan pendalaman hubungan HY dengan jaringan pengedar sabu di dalam lapas yang berhasil diungkap beberapa waktu yang lalu.

"Baru kemarin kita tangkap. Masih didalami apakah ada kaitannya antara HY dengan jaringan di Lapas Tangerang. Kami juga masih dalami bandar diatasnya, apakah dia termasuk jaringan internasional," jelasnya.

Sebelumnya, polisi menangkap seorang pemasok sabu ke dalam Lapas Pemuda Tangerang yang disembunyikan di empat kotak kue dan tiga kantong plastik teh. (Baca juga: Polisi Bongkar Penjualan Sabu di dalam Lapas Pemuda Tangerang )
Bandar Sabu Jaringan Lapas Tangerang Diringkus di Cipondoh
Dalam penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan 1.525 gram sabu. Barang haram itu, dipesan oleh salah seorang narapidana kasus narkotika, untuk dipakai dan dijual kembali di dalam lapas.

"Tersangka kami tangkap dan dikenakan Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Pasal 114 dan 112 dengan ancaman hukuman penjara minimal lima tahun dan maksimal seumur hidup," tambah Harry.

Sementara itu, pelaku HY mengaku, dirinya terpaksa mengedarkan barang haram tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup dan atas desakan ekonomi keluarganya.

"Setelah saya keluar penjara waktu itu, saya sempat bekerja di tempat penjualan baju. Tetapi hasilnya tidak bisa menutupi kebutuhan hidup sehari-hari. Jadi kembali lagi mengedarkan sabu ini," ungkap HY.

Dia juga mengaku, baru beberapa bulan terakhir mengedarkan sabu kembali. Sabu tersebur, katanya didapat dari seorang bandar besar berisinial RB yang kini buron.

"Sabu diedarkan di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Tangerang. Baru tiga bulan mas. Hasilnya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sebelumnya juga, karena mengedarkan sabu," tukasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Bareskrim Polri Bongkar...
Bareskrim Polri Bongkar Pabrik Sabu dan Happy Water di Kota Semarang
Sedang Tunggu Pelanggan...
Sedang Tunggu Pelanggan Beli Sabu, Petani di Muratara Diciduk Polisi
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Gagalkan Peredaran 33,9 Kg Sabu di Surabaya
Jadi Bandar Narkoba,...
Jadi Bandar Narkoba, Jenderal Ambruk Ditembak Sat Resnarkoba Polres Tebo
Pamer Sabu, Atim Diringkus...
Pamer Sabu, Atim Diringkus Tekab Polsek Dolok Masihul
Polisi Amankan Pria...
Polisi Amankan Pria di Jakut Jual Sabu, Profesi Pelaku Marbut Masjid
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
4 jam yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
5 jam yang lalu
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
6 jam yang lalu
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
7 jam yang lalu
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
8 jam yang lalu
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
8 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved