Baru Uji Coba, Beras Sachet Sudah Terserap 10 Ton

Rabu, 29 Agustus 2018 - 14:29 WIB
Baru Uji Coba, Beras...
Baru Uji Coba, Beras Sachet Sudah Terserap 10 Ton
A A A
BANDUNG - Uji coba Perum Bulog menjual beras dalam kemasan kecil mendapat respons positif masyarakat. Hingga kini, permintaan beras sachet telah mencapai 10 ton. Padahal, program tersebut baru akan di-launching awal September ini.

Menurut Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jabar, Achmad Mamun, melalui Perum Bulog pemerintah merilis produk beras sachet berbobot 200 gram. Beras itu dijual seharga Rp2.500 per sachet, menggunakan beras premium.

"Memang pendistribusian dan penjualan beras sachet masih uji coba. Tapi, Alhamdulillah, respons masyarakat Jabar positif. Sampai sekarang sudah terserap 10 ton,” kata Achmad, Rabu (29/8/2018).

Menurut dia, berapa pun kebutuhan beras sachet Bulog akan memenuhinya. Apalagi, beras tersebut menggunakan beras medium. Sehingga ketersediaannya mencukupi. Walaupun menggunakan beras premium, namun karena dibungkus kecil tidak membebani konsumen.

Dia melanjutkan, kehadiran beras sachet agar masyarakat menengah-bawah dapat turut menikmati beras premium yang harga jualnya sangat terjangkau. Tidak itu saja, tambahnya, produk ini pun menjadi sebuah kiat untuk mengantisipasi terjadinya gejolak harga.

“Beras sachet ini juga sebagai upaya stabilitas harga pangan. Karena satu bungkus bisa untuk makan tiga orang. Kami mendistribusikannya melalui RPK (Rumah Pangan Kita),” pungkasnya.

Saat ini, uji coba beras sachet telah dilakukan di tiga wilayah. Pertama Ciamis, untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Jabar Selatan, seperti Garut, Tasikmalaya, dan lainnya. Kemudian Indramayu untuk memenuhi permintaan daerah Pantai Utara (Pantura) Jabar, seperti Cirebon, Subang, Majalengka, Kuningan, dan Indramayu. Terakhir Karawang untuk wilayah barat.
(wib)
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
7 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
7 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
8 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
8 jam yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
10 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
11 jam yang lalu
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved