Mukjizat, LPAI Sebut Bayi 2 Tahun yang Disiksa Ayah Tiri Masih Hidup
Jum'at, 24 Agustus 2018 - 20:31 WIB
Mukjizat, LPAI Sebut Bayi 2 Tahun yang Disiksa Ayah Tiri Masih Hidup
A
A
A
JAKARTA - Bayi malang Aqilla Agustina Pertiwi (2) yang menjadi korban penyiksaan oleh ayah tirinya, Adrianus Sayow (27), ternyata masih hidup dan kondisinya mulai membaik. Nafas Aqilla mulai terasa dan detak jantungnya berangsur normal.
Hal itu diungkapkan petugas Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Fauziah, yang sejak awal mendampingi Aqilla dan ibunya, Yanti, di RSUD Koja, Jakarta Utara.
“Alhamdulillah, Aqilla masih hidup. Denyut jantungnya naik dari 135 ke 165,” ujar Fauziah kepada wartawan, Jumat (24/8/2018) petang.
Sebelumnya, bayi Aqilla sempat diberitakan meninggal dunia setelah sang kakek, Gatot, menginformasikan kondisi cucunya yang memburuk.
Gatot sempat menyebut Aqilla kehilangan nafas dan denyut nadinya melemah. Bahkan tim dokter juga sudah sempat melepas sejumlah alat bantu pernafasan pada Aqilla.
"Nanti dulu ya mas, saya sedang lepas selang, yang bersangkutan sudah meninggal dunia," ucap Gatot saat dihubungi, Jumat (24/8/2018) siang tadi. (Baca juga: Bocah 2 Tahun yang Dianiaya Ayah Tirinya Meninggal Dunia)
Menurut Fauziah, meskipun denyut jantung Aqilla mulai normal, namun kondisinya masih kritis. Bayi malang itu masih koma dan terbaring lemah di ruang perawatan PICU RSUD Koja. Ibunya, Yanti, juga masih setia menemani anak perempuannya itu.
Sementara itu, Yanti mengatakan beberapa hari ini tidak berhenti berdoa untuk kesembuhan Aqilla. Ia pun meminta pelaku yang tak lain suaminya sendiri mendapat hukuman berat.
Yanti mengakui anaknya itu kerap disiksa oleh pelaku. Selain kerap dipukul menggunakan tangan kosong, Aqilla juga kerap dipukul menggunakan helm. (Baca juga: Adrianus Siksa Anak Tiri Saat Ibu Kandung Korban Pergi ke Warung)
“Di leher dan punggung juga dipenuhi luka bakar dari sundutan rokok,” pungkasnya.
Hal itu diungkapkan petugas Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Fauziah, yang sejak awal mendampingi Aqilla dan ibunya, Yanti, di RSUD Koja, Jakarta Utara.
“Alhamdulillah, Aqilla masih hidup. Denyut jantungnya naik dari 135 ke 165,” ujar Fauziah kepada wartawan, Jumat (24/8/2018) petang.
Sebelumnya, bayi Aqilla sempat diberitakan meninggal dunia setelah sang kakek, Gatot, menginformasikan kondisi cucunya yang memburuk.
Gatot sempat menyebut Aqilla kehilangan nafas dan denyut nadinya melemah. Bahkan tim dokter juga sudah sempat melepas sejumlah alat bantu pernafasan pada Aqilla.
"Nanti dulu ya mas, saya sedang lepas selang, yang bersangkutan sudah meninggal dunia," ucap Gatot saat dihubungi, Jumat (24/8/2018) siang tadi. (Baca juga: Bocah 2 Tahun yang Dianiaya Ayah Tirinya Meninggal Dunia)
Menurut Fauziah, meskipun denyut jantung Aqilla mulai normal, namun kondisinya masih kritis. Bayi malang itu masih koma dan terbaring lemah di ruang perawatan PICU RSUD Koja. Ibunya, Yanti, juga masih setia menemani anak perempuannya itu.
Sementara itu, Yanti mengatakan beberapa hari ini tidak berhenti berdoa untuk kesembuhan Aqilla. Ia pun meminta pelaku yang tak lain suaminya sendiri mendapat hukuman berat.
Yanti mengakui anaknya itu kerap disiksa oleh pelaku. Selain kerap dipukul menggunakan tangan kosong, Aqilla juga kerap dipukul menggunakan helm. (Baca juga: Adrianus Siksa Anak Tiri Saat Ibu Kandung Korban Pergi ke Warung)
“Di leher dan punggung juga dipenuhi luka bakar dari sundutan rokok,” pungkasnya.
(thm)