Nama Kapolres Dicatut Setelah Ditangkapnya Kabag Hukum DPRD Sidimpuan

Senin, 20 Agustus 2018 - 19:35 WIB
Nama Kapolres Dicatut...
Nama Kapolres Dicatut Setelah Ditangkapnya Kabag Hukum DPRD Sidimpuan
A A A
PADANGSIDIMPUAN - Pascaditangkapnya IFS, Kasubag Hukum DPRD Kota Padangsidimpuan, ternyata, ada penelpon gelap yang mengaku Kapolres Kota Padangsidimpuan, AKBP Hilman Wijaya. Kejadian itu terungkap ketika salah seorang rekan satu kantor IFS mendatangi Mapolres Kota Padangsidimpuan, di Jalan Serma Lian Kosong, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan. Kedatangannya bertujuan untuk mempertanyakan kebenaran apakah nomor 082329451324 milik Kapolres.

Setelah mendapatkan jawaban dari Kapolres langsung, akhirnya, laki-laki yang namanya tidak mau disebutkan itu sadar bahwa, penelpon yang menghubunginya itu adalah penelpon gelap yang ingin memanfaatkannya.”Dia menghubungi dengan mengaku sebagai Kapolres, makanya saya langsung datang kesini,” ujarnya kepada wartawan ketika ditemui.

Diceritakannya, saat itu, penelpon gelap yang mengaku Kapolres itu menyuruhnya menghubungi istri IFS, dengan tujuan agar istri tersangka dugaan penipuan tersebut menghubunginya.

”Dia menyuruh saya untuk menghubungi istri IFS agar menghubunginya,” tuturnya. Setelah menutup telepon seluler itu, dia merasa ada yang berusaha memanfaatkannya, sehingga dia nekat menjumpai Kapolres guna mempertanyakannya.

Kapolres Kota Padangsidimpuan, AKBP Hilman Wijaya menegaskan tidak pernah menghubungi keluarga tersangka apalagi istrinya.

”Itu penelpon gelap yang ingin membawa nama saya untuk kepentingannya,” tegasnya. Dia menjelaskan, dia tidak memiliki nomor seperti itu. Saat ini, dia sudah menugaskan personil untuk melacak pemilik nomor itu, sehingga, tidak ada lagi kasus seperti itu dijumpai.

“Personil sedang melacak keberadaan pemilik nomor ini,” timpalnya. Dia berharap kepada seluruh masyarakat di Kota Padangsidimpuan, agar tidak mempercaya telepon yang membawa-bawa namanya sebagai Kapolres. Apabila ada yang mengaku, dia berharap agar langsung dikroscek, sehingga tidak ada yang dirugikan.
(wib,whb)
Berita Terkait
AI Suara Dikenalkan...
AI Suara Dikenalkan untuk Gagalkan Penipuan lewat Telepon
Era Mama Minta Pulsa...
Era Mama Minta Pulsa Tamat! Registrasi Kartu Kini Wajib Pindai Wajah
Aksi Penipuan Merajalela,...
Aksi Penipuan Merajalela, 2 Juta Nomor Ponsel Diblokir
Ngaku Punya Tuyul untuk...
Ngaku Punya Tuyul untuk Gandakan Uang, Suami Istri Ini Berhasil Tipu Warga
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
38 menit yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
1 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
2 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
3 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
3 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
4 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved