Cemari Kali Bekasi, Perusahaan Plastik di Bantar Gebang Disegel

Jum'at, 17 Agustus 2018 - 20:09 WIB
Cemari Kali Bekasi,...
Cemari Kali Bekasi, Perusahaan Plastik di Bantar Gebang Disegel
A A A
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyegel pabrik pengolahan plastik di Jalan Vila Nusa Indah RT 01/06, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi. Pabrik yang disegel itu adalah VP yang terbukti telah membuang limbah ke Kali Bekasi yang berada persis di dekatnya.

”Kami sudah berkali – kali mengingatkan, tapi mereka membandel dan terpaksa kami segel,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Luthfi saat melakukan penyegelan, Jumat (17/8/2018).

Menurutnya, peringatan itu berupa imbauan agar perusahaan bijak mengelola limbah. Namun, limbah pabrik yang dibuang tidak diolah terlebih dahulu, meski nyatanya mereka memiliki alat pengolahan air limbah (IPAL).

Luthfi menjelaskan, bagian yang disegel adalah pipa pembuangan IPAL. Dengan penyegelan ini, mereka dilarang untuk melakukan kegiatan produksi sebelum memperbaiki sistem pengelolaannya itu.

Bahkan, kata dia, pemerintah tidak memberikan tenggat waktu penyegelan, karena bila keesokan harinya IPAL sudah diperbaiki maka segel langsung bisa dibuka. ”Perbuatan mereka sangat merugikan ekosistem lingkungan di kali, apalagi kali merupakan sumber air olahan untuk keperluan manusia,” ujarnya.

Menurut dia, penyegelan ini merupakan bentuk pembinaan yang dilakukan pemerintah terhadap para pelaku industri. Karena itu, dia enggan disebut bahwa sikap pemerintah kali ini bukan bagian dari hukuman. Apalagi, di sepanjang Kali Bekasi ada 18 perusahaan yang dibina sebanyak dua kali setiap tahun.

Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup pada Dinas LH Kota Bekasi, Sugiono menambahkan, mereka telah mengakui kesalahannya bahwa membuang limbah tidak sesuai baku mutu lingkungan ke Kali Bekasi. Bahkan saat ditanya alasannya, mereka tidak mampu menjawab.

”Ada tujuh anggota unit reaksi cepat (URC) dinas dan Bapak Kadis yang datang ke lokasi dalam penyegelan itu,” tambahnya. Menurut dia, penyegelan ini merupakan tindaklanjut dari laporan masyarakat sekitar yang mendapati adanya perubahan warna kali di sekitar pabrik tersebut beberapa hari lalu.

Warnanya yang hitam dan mengeluarkan aroma tidak sedap, membuat petugas turun tangan untuk melakukan penyelidikan. Saat ditelusuri, anggota URC mendapati limbah itu berasal dari pabrik VP. Tidak butuh waktu lama, petugas langsung melakukan penyegelan terhadap IPAL mereka.

”Kami juga mempunyai data yang valid untuk menyegel IPAL mereka berupa uji laboratorium kandungan air kali yang saat ini tengah diperiksa petugas,” katanya. Meski demikian, pemerintah meminta persyaratan agar IPAL perusahaan tersbut segera diperbaiki.

Saat ini, perusahaan dilarang merobek atau merusak kertas segel yang ditempel petugas. Bila dilanggar, maka pemerintah daerah akan melaporkan kasus tersebut ke Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Lingkungan Hidup untuk tindak lanjut berikutnya.
(ysw)
Berita Terkait
Tercemar Limbah, Kali...
Tercemar Limbah, Kali Bekasi Berbusa dan Keluarkan Bau Busuk
Pemkab Bekasi Lakukan...
Pemkab Bekasi Lakukan Investigasi Pencemaran Kali Sadang Cibitung
Sungai Jaletreng Berwarna...
Sungai Jaletreng Berwarna Coklat, DLH: Hasil Uji Lab Masih Kategori Aman
DLHK Masih Telusuri...
DLHK Masih Telusuri Penyebab Kali di Cimanggis Depok Dipenuhi Busa
5 Sungai Paling Kotor...
5 Sungai Paling Kotor di Bekasi, Limbah Pabrik dan Sampah Jadi Masalah Utama
Viral Busa Menggunung...
Viral Busa Menggunung di Kali Baru Cimanggis, Begini Hasil Penelusuran DLHK Depok
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
1 jam yang lalu
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
1 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
3 jam yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
3 jam yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
3 jam yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
4 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved