DKI Resmikan Pompa Tekan PAM, Pasokan Air di Jakarta Utara Meningkat

Rabu, 15 Agustus 2018 - 14:33 WIB
DKI Resmikan Pompa Tekan...
DKI Resmikan Pompa Tekan PAM, Pasokan Air di Jakarta Utara Meningkat
A A A
JAKARTA - Peningkatan fasilitas dan memanjakan atlet terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Selain mengurangi bau di Kali Item dan menyediakan layanan bus Transjakarta, kini suplai air bersih kembali ditingkatkan.

Kebutuhan air meningkat seiring pembangunan pompa tekan dan reservoir di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pembangunan ini membuat suplai air meningkat dari setengah liter per detik menjadi 80 liter per detik. Sementara kebutuhan di Wisma Atlet 40 liter per detik.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah mengatakan, penambahan fasilitas ini tak hanya fokus ke Wisma Atlet, namun ke beberapa permukiman warga dan instansi lain di kawasan Martadinata, Gunung Sahari, Pademangan, Ancol, hingga Kemayoran.

“Kalau sudah ada tekanan begini, maka setiap atlet bisa mandi tiga kali sehari,” kata Saefullah usai memberikan sambutan peresmian Pompa Tekan dan Reservoir Sunter di depan Taman BMW, Papango, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (15/8/2018).

Sekda melihat kebutuhan air akan terus digencarkan oleh Pemprov DKI. Beberapa lokasi akan terus dilakukan memenuhi kebutuhan air, terlebih hal ini merupakan salah satu program Gubernur DKI, Anies Baswedan.

Karena itu kedepannya, Penyertaan Modal Daerah (PMD) akan diberikan ke PAM Jaya. Bahkan Gubernur DKI menginginkkan semua wilayah DKI terpenuhi Air bersih. “Kemarin Marunda saja dikerjakan sama Pam Jaya. Karena kita tahu ada teriakan anggota dewan, ya kita kerjakan,” ujar Saefullah.

Direktur PAM Jaya, Erlan Hidayat menyambut baik pembangunan yang dilakukan PT Aetra ini. Meskipun pembangunan ini tak membantu kebutuhan air Jakarta sepenuhnya. Namun adanya pompa akan memenuhi sedikit kuantitas air. Kini pengelolaan air di Jakarta telah mencapai 19.000 liter per detik, sedangkan kebutuhannya mencapai 23.000 liter per detik. Artinya ada 4.000 liter yang dibutuhkan.

Erlan menyampaikan prioritas air menjadi fokus DKI. Bahkan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno sempat menginkan investasi air sebesar Rp30 triliiun. Karena itu pada APBD P DKI akan menginvestasikan kembali Rp1,2 triliun untuk air.

“Salah satunya untuk memenuhi kekurangan 4.000 liter yang kurang itu,” ujarnya. Kedepannya sumber air pun di perlebar tak hanya mengandalkan waduk Jatiluhur melainkan beberapa kali di jakarta, salah satunya ciliwung dan pesanggrahan. Mempercepat itu, PAM Jaya masih menunggu pencairan dana.

“Setelah itu baru kita urus izinnya,” tuturnya. Sementara mengenai investasi Rp30 triliun, Erlan mengungkapkan, dana sebesar itu akan dilakukan untuk perbaikan jaringan air. Sebab jaringan dan pipa pipa air yang ada telah dibangun sejak 1996.

Presiden Direktur Aetra, Muhammad Selim mengatakan, untuk pembangunan ini, pihaknya telah mengucurkan Rp20 miliar. Nilai ini meliputi bak penampungan, pompa, hingga gardu pln. “Kalau melihat kerugian, jelas ini rugi, kontrak kami sisa empat tahun. Tapi kami tak melihat itu, yang terpenting adalah pelayanan masyarakat,” kata Selim.

Pembangunan ini dilakukan sejak Oktober 2017 lalu. Setelah ini terbangun dan jadi, Aetra, lanjut Selim, melakukan ujicoba selama tiga bulan. Dalam uji coba ini, Selim mengakui hasilnya sangat memuaskan, kenaikan tekanan air meningkat menjadi 50%.
(whb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Bangunan Bertingkat Sedot Air Tanah
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Subsidi Air Bersih agar Harga Terjangkau Masyarakat
Atasi Krisis Air, Pemprov...
Atasi Krisis Air, Pemprov DKI Diminta Fokus Kendalikan Penduduk
Kadar Amonia Kali Krukut...
Kadar Amonia Kali Krukut Tinggi, Layanan Air Bersih di Cilandak Terganggu
Cakupan Layanan Air...
Cakupan Layanan Air Bersih di Jakarta Baru 66%
Besok, Pasokan Air Bersih...
Besok, Pasokan Air Bersih untuk Jakarta Barat, Pusat, Utara dan Selatan Alami Gangguan
Berita Terkini
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
34 menit yang lalu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
44 menit yang lalu
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
1 jam yang lalu
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
3 jam yang lalu
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
10 jam yang lalu
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
10 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved