Kota Bogor Bakal Berlakukan Aturan Ganjil Genap

Senin, 13 Agustus 2018 - 15:38 WIB
Kota Bogor Bakal Berlakukan...
Kota Bogor Bakal Berlakukan Aturan Ganjil Genap
A A A
BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengusulkan agar kebijakan ganjil genap diterapkan di Kota Sejuta Angkot'. Ia menilai aturan ganjil genap yang diberlakukan di DKI Jakarta sangat realistis diterapkan juga di Kota Bogor.

"Saya kira sangat masuk akal dan argumentatif kebijakan itu diberlakukan di Kota Bogor, karena beban lalu lintas daerah wilayah batas ibu kota itu bagian tak terpisahkan dari ibu kota itu sendiri, yaitu kebijakan transportasi Jabodetabekjur," ujar Usmar kepada wartawan Senin (13/8/2018).

Maka dari itu, Usmar mengusulkan agar Pemkot Bogor bersama unsur Muspida dan stakeholder lainnya segera membahas terkait kebijakan ganjil genap ini.

"Seperti penerapan di DKI Jakarta, kita evaluasi juga, kemudian kita melihat poin-poin utama permasalahan transportasi di kita," imbuhnya.

Menurut Usmar, permasalahan transportasi di Kota Bogor belum mampu diselesaikan dengan kebijakan yang ada. Seperti kebijakan rerouting dan konversi angkutan kota (angkot), serta revitalisasi Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT).

"Karena kendaraan, khususnya roda dua terus mengalami peningkatan yang tak sepadan dengan penambahan jalan. Belum lagi, pola kawasan yang masih terpusat, membuat beban lalu lintas (lalin) Kota Bogor makin tak terkendali," kata Usmar.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bogor Agus Suprapto Bogor mengatakan, permasalahan kemacetan kian rumit seiring berkembangnya kota yang semula sebagai tempat peristirahatan, kini menjadi kota barang dan jasa.

"Mengatasi kemacetan bukan hanya semata-mata pengendalian tetapi juga bagaimana caranya menggeser moda share dari transportasi pribadi ke transportasi Publik," bebernya.

Planning Kota Bogor, kata dia, sebenarnya sudah sangat terancang baik dan terintegrasi, jika seluruh kebijakan terkait solusi kemacetan itu terlaksana. Namun terkait rerouting di empat Trans Pakuan Koridor (TPK), ia mengakui belum maksimal.

"Ada beberapa hal yang harus dievaluasi agar pelaksanaan rerouting berjalan maksimal. Di antaranya permasalahan operasional dan pengamanan," jelasnya.

Selain itu, badan hukum yang ditunjuk mengelola angkutan di TPK belum siap mendatangkan bus sedang yang nantinya menggantikan angkutan umum yang sekarang, mengisi trayek TPK.

"Rerouting ini kan permulaan dari program konversi angkot ke bus, karena belum bisa (dikonversi), yang penting trayek TPK-nya jalan dulu. Makanya diawali konsep 3:2 angkot di beberapa TPK, artinya tiga angkot jadi dua angkot dulu," jelasnya.

Saat ini, kata dia, masih jalan dengan trayek lama sambil sosialisasi. "Nah ini agak menimbulkan kendala, kurangnya pemahaman dari para sopir dan masyarakat," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Sabtu Besok Pemkot Bogor...
Sabtu Besok Pemkot Bogor Mulai Terapkan Sistem Ganjil Genap di Akhir Pekan
Kota Bogor Terapkan...
Kota Bogor Terapkan Ganjil-Genap, Ini 11 Titik Lokasi Check Point
Dishub Catat Tanpa Ganjil...
Dishub Catat Tanpa Ganjil Genap di Bogor, Kendaraan Padat Luar Biasa
Ini Perbedaan Ganjil...
Ini Perbedaan Ganjil Genap Kota Bogor dengan DKI Jakarta
Razia Ganjil Genap di...
Razia Ganjil Genap di Kota Bogor, Puluhan Pengendara Didenda Rp50.000
Ganjil Genap di Kota...
Ganjil Genap di Kota Bogor, Jalanan Sepi hingga Antrean Kendaraan di Gerbang Tol
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
2 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
4 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
6 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
6 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
6 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
7 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved