Ini Respons PDIP Soal Larangan Kampanye #JokowiDuaPeriode

Selasa, 07 Agustus 2018 - 22:59 WIB
Ini Respons PDIP Soal...
Ini Respons PDIP Soal Larangan Kampanye #JokowiDuaPeriode
A A A
BANDUNG - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merespons larangan kampanye #JokowiDuaPeriode yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat.

Sekretaris DPD PDIP Jabar Abdy Yuhana menegaskan, #JokowiDuaPeriode tak perlu dipermasalahkan, apalagi dilarang. Sebab, tagar tersebut tidak mengandung unsur provokasi dan tidak merugikan pihak-pihak tertentu.

"Saya kira (#JokowiDuaPeriode) tidak masalah, tidak ada yang dirugikan. Tidak ada juga nada provokasi karena implikasi tagar nama itu adalah konstestasi gagasan dan visi," tegas Abdy, Selasa (7/8/2018).

Menurut Abdy, #JokowiDuaPeriode berbeda dengan #2019GantiPresiden yang disuarakan kubu lawan politiknya. Abdy menilai, #2019GantiPresiden justru tidak mengandung gagasan yang baik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Bahkan, kata Abdy, tagar tersebut cenderung memancing masyarakat untuk berpandangan negatif.

"Tagar ganti presiden itu kan seolah-olah ingin memaksa orang, istilahnya kalau dulu hatzaai artikelen (Bahasa Belanda). Itu kan kalimat kebencian yang implikasi bukan gagasan, ide, dan program yang muncul," terangnya.

Bahkan, sambung Abdy, jika #2019GantiPresiden terus disuarakan, hal itu akan memancing provokasi jelang Pilpres 2019. Sebaliknya, jika tagar tersebut memunculkan nama, maka akan tercipta suasana pertarungan yang disertai gagasan.

"Saat kerumunan massa (kampanye #2019GantiPresiden), yang muncul adalah nada-nada kalimat kebencian. Kalau misalnya mereka menggunakan tagar si Fulan presiden, ya silakan saja, nggak masalah," tandasnya.
(wib)
Berita Terkait
Usulkan Fatwa Presiden...
Usulkan Fatwa Presiden Satu Periode, PPP Ingatkan Tupoksi MUI
MUI Tak Perlu Keluarkan...
MUI Tak Perlu Keluarkan Fatwa Soal Masa Jabatan Presiden
Betulkah Fatwa Tidak...
Betulkah Fatwa Tidak Mengikat?
MUI Kritisi Acara Pemerintah...
MUI Kritisi Acara Pemerintah Tak Perhatikan PSBB Protokol Kesehatan
Fatwa MUI: Salam Lintas...
Fatwa MUI: Salam Lintas Agama Bukanlah Makna Toleransi yang Dibenarkan
Ironi! Berkumpul di...
Ironi! Berkumpul di Masjid Dilarang, Tapi di Mal dan Bandara Tidak
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
4 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
5 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
5 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
6 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved