Polda Masih Tunggu Hasil Labfor Terkait Senpi Penembak Herdi
Senin, 06 Agustus 2018 - 14:28 WIB
Polda Masih Tunggu Hasil Labfor Terkait Senpi Penembak Herdi
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya masih menunggu hasil Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk mengetahui jenis senjata yang digunakan pelaku yang menembak mati Herdi Sibolga di Penjaringan, Jakarta Utara. Selain itu, polisi juga masih memburu satu orang DPO.
"Senjata api masih dipegang sama AX. Kami masih memburu AX," ungkap Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian pada wartawan, Senin (6/8/2018).( Baca: Ini Peran Empat Pelaku Penembakan Herdi di Penjaringan )
Menurut Jerry, polisi tengah mengejar dalang pembunuhan itu, dan masih menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor Polri guna mengetahui jenis senpi yang digunakan tersangka yang menjadi eksekutor pembunuhan terhadap Herdi. "Hasilnya (labfor) masih kami tunggu, masih dianalisa," katanya.
Dalam kasus penembakan yang menewaskan Herdi, polisi telah menetapkan empat orang tersangka. Mereka adalah Abdullah Sunandar alias AS (41), JS (36) PWT (32), dan SM (41). AS yang berperan sebagai eksekutor merupakan pecatan TNI Angkatan Laut.( Baca: Penembakan Herdi Dilatarbelakangi Persaingan Bisnis Minyak Solar )
"Senjata api masih dipegang sama AX. Kami masih memburu AX," ungkap Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian pada wartawan, Senin (6/8/2018).( Baca: Ini Peran Empat Pelaku Penembakan Herdi di Penjaringan )
Menurut Jerry, polisi tengah mengejar dalang pembunuhan itu, dan masih menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor Polri guna mengetahui jenis senpi yang digunakan tersangka yang menjadi eksekutor pembunuhan terhadap Herdi. "Hasilnya (labfor) masih kami tunggu, masih dianalisa," katanya.
Dalam kasus penembakan yang menewaskan Herdi, polisi telah menetapkan empat orang tersangka. Mereka adalah Abdullah Sunandar alias AS (41), JS (36) PWT (32), dan SM (41). AS yang berperan sebagai eksekutor merupakan pecatan TNI Angkatan Laut.( Baca: Penembakan Herdi Dilatarbelakangi Persaingan Bisnis Minyak Solar )
(whb)