Turis Asal China Tewas saat Snorkeling di Pulau Mapur

Jum'at, 03 Agustus 2018 - 17:46 WIB
Turis Asal China Tewas...
Turis Asal China Tewas saat Snorkeling di Pulau Mapur
A A A
TANJUNG PINANG - Turis asan China, Jianguo Cui (65), tewas saat snorkeling di Pulau Mapur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Kamis 2 Agustus 2018 pagi. Jianguo diduga menghembuskan napas terakhirnya karena penyakit jantung yang diidapnya kambuh.

Informasi yang dihimpun, Jianguo bersama keluarganya tiba di Bintan pada 1 Agustus 2018. Kemudian, mereka menginap di Bintan Agro Beach Resort, Jalan Trikora Km 36 Bintan, Kecamatan Gunung Kijang. Sebelum mengalami kejang-kejang saat snorkeling, pihak Bintan Agro Beach Resort telah melarang Jianguo untuk snorkeling. Namun, korban tetap bersikeras agar tetap ikut snorkeling.

Humas Imigrasi Tanjungpinang Said Noviansyah membenarkan, adanya laporan turis asal China meninggal dunia. Dia menyampaikan, turis bersangkutan merupakan tamu Bintan Agro Beach Resort. Korban diketahui meninggal dunia karena penyakit jantung.

"Kita sudah terima laporannya dari pihak resort, informasi kematian korban karena sakit jantung," kata Said saat dikonfirmasi, Jumat (3/8/2018).

Said menyampaikan, korban meninggal dunia sedang snorkeling di Pulau Mapur. Padahal, pihak resort telah melarang korban untuk snorkeling. Setelah kejadian itu, jasad korban langsung dilarikan ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang.

"Hasil keterangan dokter bahwa korban karena sakit jantung. Informasinya jasad korban akan dikremasi di Tanjungpinang," kata dia.

Terpisah, Manejer Humas Bintan Agro Beach Resort Reynaldi mengatakan, awalnya pihaknya telah melarang korban untuk snorkeling. Korban dilarang snorkeling melihat usianya. Jianguo juga memiliki riwayat penyakit jantung. "Kita sudah larang dan sampaikan pada keluarganya, tapi yang bersangkutan bersikeras," katanya.

Dia menjelaskan korban awalnya mengalami kejang-kejang saat snorkeling. Lalu, mengambang di pantai. Saat snorkeling korban mengenakan life jacket. Atas kejadian ini, kata Reynaldi, keluarga tidak mempermasalahkannya.

Menurut dia, pihak keluarga korban sudah mengerti dan tidak mempermasalahkan kejadian tersebut. "Baru sekitar lima menit di dalam air, korban kejang-kejang dan mengambang. Saat itu korban tidak bisa ditolong lagi," tutup Reynaldi.
(wib)
Berita Terkait
Lagi, Polisi Tangkap...
Lagi, Polisi Tangkap Warga Kanada Bawa Sajam di Bali
Bule Perusak Mobil Dinas...
Bule Perusak Mobil Dinas Polri di Bali Ditangkap
Turis Asing Bali Berulah...
Turis Asing Bali Berulah Dengan Mengunggah Cuitan di Media Sosial Twitter
Turis Asing Berulah...
Turis Asing Berulah Lagi di Bali, Warga Brasil Ngamuk Rusak Kafe
Viral! Turis Australia...
Viral! Turis Australia jadi Korban Pemukulan di Bali, Polisi Sebut Luka Akibat Kecelakaan
Turis Asal China Tewas...
Turis Asal China Tewas Jatuh ke Jurang saat Berswafoto di Puncuk Gunung Ijen
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
2 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
7 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
7 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
8 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
8 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
8 jam yang lalu
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved