Mahasiswa UMM Buat Sepeda Cangkul untuk Mudahkan Petani Mengolah Lahan

Jum'at, 20 Juli 2018 - 16:15 WIB
Mahasiswa UMM Buat Sepeda...
Mahasiswa UMM Buat Sepeda Cangkul untuk Mudahkan Petani Mengolah Lahan
A A A
MALANG - Mencangkul tanah sawah ataupun kebun, untuk mengolah lahan sebelum ditanami menjadi proses penting yang dilakukan petani, saat memasuki musim tanam.

Sayangnya, mencangkul secara manual yang selama ini dinilai paling terjangkau oleh petani. Ternyata, membuat petani sering mengalami cedera otot, dan membutuhkan tenaga manusia paling besar.

Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Industri Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), membuat inovasi sepeda cangkul untuk mengatasi persoalan cedera otot, dan besarnya kebutuhan tenaga saat mengolah lahan menggunakan cangkul manual.

Produk inovatif ini, mereka beri nama sepeda cangkul ergonomis. "Ide awal produk inovasi ini, muncul melihat penggunaan cangkul milik petani yang merupakan alat tradisional, kerap menyebabkan sakit otot terutama pada bagian pundak," ujar salah satu anggota kelompok, R Ay. Shanty Purnamasari.

Berdasarkan riset yang dilakukan kepada para petani, kelompok mahasiswa menemukan fakta bahwa cara membawa cangkul yang harus dipikul dan penggunaan cangkul yang mengharuskan petani membungkuk berkali-kali, memperbesar peluang cidera tersebut.

"Kita membuat sepeda cangkul yang bisa dibawa juga di tenteng. Ini untuk mengurangi resiko cedera otot," tuturnya.

Didisain sederhana, pengoperasian alat inovatif ini cukup mudah. Hanya dengan menancapkan mata pisau cangkul di tanah, lalu pengguna dapat mengarahkan cangkulan ke kiri atau ke kanan sesuai dengan keinginnya. Untuk memudahkan gerak sepeda cangkul, terdapat besi yang juga sekaligus berfungsi sebagai pedal.

“Jadi bedanya dengan cangkul biasa yang di gunakan petani, sepeda cangkul ini tidak perlu diangkat lagi setelah petani melakukan galiannya, cukup di geser saja lalu di gerakan ke kanan dan kiri. Dengan alat ini, produktivitas dalam bidang pertanian dan perkebunan diharapkan dapat meningkat,” katanya.

Shanty menguraikan, pembuatan sepeda cangkul ergonomis ini memanfaatkan barang bekas yang sudah tidak dipakai, utamanya di bagian setir yang dikreasikan sedemikian rupa menggunakan baja dengan ukuran lebih besar.

Sementara lempengan di bagian bawah yang telah disesuaikan bentuknya, berguna untuk menyingkirkan tanah ketika sepeda cangkul ergonomis ini sedang beroperasi.

Sepeda cangkul Ergonomis ini, diciptakan kelompok mahasiswa yang terdiri dari Ricca Andhini Octaria, Hendy Arno Yulianto, R.Ay Shanty Permatasari, Asrorudin, dan Mahmud Adam. Mereka, membuat produk inovatif ini, hasil dari mata kuliah Pengembangan Produk.

Dalam mata kuliah ini, kreativitas dan keilmuan mahasiswa diuji. Mereka harus menghasilkan sebuah produk yang bertemakan kebutuhan difabel dan pertanian. Produk lain yang juga dihasilkan mahasiswa antara lain, kaca mata sensor tuna netra, mesin cuci gowes, dan screentel padi.
(vhs)
Berita Terkait
Mahasiswa ITB Ciptakan...
Mahasiswa ITB Ciptakan Pendeteksi Stres Melalui Urine, Akurasi hingga 90 Persen
Mahasiswa UMM Ciptakan...
Mahasiswa UMM Ciptakan Alat Bantu Jalan Canggih untuk Lansia dan Korban Kecelakaan
Hilang Sepekan Usai...
Hilang Sepekan Usai Jalan Sama Pacar, Mahasiswa Kedokteran UB Ditemukan Jadi Mayat
Mahasiswa UI yang Tewas...
Mahasiswa UI yang Tewas di Indekos Beji Depok Dikenal Pendiam
Mahasiswa UI Tewas di...
Mahasiswa UI Tewas di Indekos, Pihak Kampus Serahkan Sepenuhnya ke Polisi
Polisi Periksa Lima...
Polisi Periksa Lima Orang Saksi Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran Universitas Brawijaya, Begini Hasilnya
Berita Terkini
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
33 menit yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
1 jam yang lalu
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
1 jam yang lalu
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
2 jam yang lalu
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
3 jam yang lalu
Gugat Polda Metro, Roy...
Gugat Polda Metro, Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved