Jokowi Apresiasi Kinerja Babinsa Saat Pilkada Serentak 2018

Selasa, 17 Juli 2018 - 16:15 WIB
Jokowi Apresiasi Kinerja...
Jokowi Apresiasi Kinerja Babinsa Saat Pilkada Serentak 2018
A A A
BANDUNG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi kinerja Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang dinilai sukses menjaga stabilitas politik dan keamanan, terutama saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 beberapa waktu lalu.

Apresiasi disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada 4.505 anggota Babinsa dari seluruh Indonesia di Hanggar KFX/IFX Kementerian Pertahanan RI di kawasan PT Dirgantara Indonesia (DI), Kompleks Lanud Husein Sastranegara, Kota Bandung, Selasa (17/6/2018).

"Apresiasi saya atas pengabdian, dedikasi, kerja keras, bersama dengan anggota Polri menjalankan tugas negara menjaga keamanan, ketertiban, dan terutama dalam mengamankan jalannya pilkada beberapa waktu lalu. Ini berkat kerja keras saudara-saudara semua," kata Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menekankan bahwa ke depan tantangan bangsa ini akan semakin besar dan sulit. Permasalahan kemiskinan, kesenjangan, dan infrastruktur wilayah menurutnya merupakan sejumlah persoalan yang butuh perbaikan. Karenanya, Jokowi pun meminta kerja keras dan kontribusi dari para anggota Babinsa.

"Kerja keras saudara semua, terutama menjaga kestabilan politik dan keamanan diperlukan bagi lancarnya pembangunan di negara kita," kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi pun meminta agar Babinsa terus meningkatkan kemampuannya, di antaranya kemampuan teritorial, kemampuan temu cepat, lapor cepat, manajemen, dan kemampuan penguasaan wilayah secara detail.

"Kemampuan perlawanan rakyat. Bagaimana meningkatkan kemampuan rakyat dalam menghadapi ancaman, pembinaan (masyarakat) dalam kemampuan bela negara oleh rakyat," ujarnya.

Terkait paham terorisme dan radikalisme yang berkembang hampir di semua negara, Jokowi berpesan agar Babinsa bisa memahami penyimpangan ideologi tersebut, agar tidak berkembang. Pasalnya, hal itu telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Terlebih, ancamannya bukan hanya fisik, melainkan juga ideologi.

"Inilah tugas-tugas saudara semua. Harus mengerti bahwa ancaman itu sekarang bukan cuma berupa fisik, ideologi-ideologi seperti itu mengancam hampir semua negara, termasuk negara kita, Indonesia," tegasnya.

Karena itu, kata Jokowi, Babinsa juga perlu memiliki kemampuan komunikasi sosial. Selain itu, mampu bergaul dengan semua elemen masyarakat dan sesama aparat karena soliditas antara TNI dan Polri menjadi kunci stabilitas keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Jokowi menambahkan, saat ini, bangsa Indonesia juga dihadapkan pada kecepatan perubahan yang sangat cepat. Menurut McCansy Global Institute, kata Jokowi, revolusi industri 4.0 kecepatannya tiga ribu kali lebih cepat dari revolusi industri 1.0.

"Artinya apa? Ke depan ini akan ada perubahan yang sangat cepat sekali, hitungannya bisa hari, minggu, bulan, atau cepat sekali. Tentu saja perubahan seperti ini juga akan mengubah bidang ekonomi, sosial, semua bidang. Oleh sebab itu, kita jangan salah mengantisipasi, harus siap. Terutama sekali lagi Babinsa berada di barisan paling depan dalam mengantisipasi ini (perubahan)," jelas Jokowi.

Hal lain yang ditekankannya, yakni netralitas TNI dan Polri. Jokowi meminta Babinsa tetap bersikap netral. Sebab, politik TNI adalah politik negara, bukan politik praktis. Artinya, harus bisa dipastikan proses demokrasi berjalan lancar, aman, dan damai.

"Netralitas TNI dan Polri perlu dikedepankan agar lebih mudah merangkul setiap elemen masyarakat dan menciptakan kerja sama dalam menjaga situasi agar tetap kondusif. Dengan begitu masyarakat akan yakin bahwa TNI dan Polri profesional dalam menjalankan tugasnya," pungkasnya.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyebutkan, jumlah total anggota Babinsa di Indonesia mencapai 60.239 orang. Sementara, 4.505 anggota Babinsa yang hadir dalam pengarahan ini terdiri dari 4.335 anggota Babinsa dari Wilayah Kodam III/Siliwangi dan 70 anggota lainnya berasal dari 14 Kodam di seluruh Tanah Air.
(zik)
Berita Terkait
Jokowi Berharap Pilkada...
Jokowi Berharap Pilkada Serentak 2020 Demokratis
Presiden Jokowi Teken...
Presiden Jokowi Teken Perppu Pilkada Serentak Desember 2020
Perppu Diteken Jokowi,...
Perppu Diteken Jokowi, Pilkada Serentak Digelar Desember
Perppu Diteken Jokowi,...
Perppu Diteken Jokowi, Pilkada Digelar Desember
Jokowi Perintahkan Siapkan...
Jokowi Perintahkan Siapkan Payung Hukum Pemilu dan Pilkada Serentak 2024
Demi Kemanusiaan, Presiden...
Demi Kemanusiaan, Presiden Jokowi Diminta Tunda Pilkada Serentak
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
1 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
3 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
3 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
3 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
4 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved