Sandi Minta Seluruh Pemilik Gedung Perbaiki Akses Keluar Masuk

Minggu, 08 Juli 2018 - 21:04 WIB
Sandi Minta Seluruh...
Sandi Minta Seluruh Pemilik Gedung Perbaiki Akses Keluar Masuk
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta meminta seluruh pemilik gedung dan bangunan di wilayahnya untuk memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan kerja. Akses keluar masuk pintu darurat dan instalasi yang rusak harus segera dibenahi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan musibah yang terjadi di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hingga menelan empat orang korban akibat buruknya akses untuk menyelamatkan pekerja dan memadamkan api. Untuk itu, ke depan dirinya ingin memastikan bahwa ada akses untuk pengamanan beberapa gedung khususnya dalam gedung yang melakukan renovasi. Sehingga jika ada kejadian musibah seperti hari ini, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran bisa untuk cepat mengaksses dan memadamkan api.

"Kami prihatin dan turut berduka cita atas jatuhnya korban dan semoga tidak ada korban susulan. Untuk penyebab, kita tunggu hasil investigasi kepolisian," ujar Sandi di lokasi kebakaran, Minggu (8/7/2018).

Sandi menjelaskan, gedung lokasi kebakaran itu memang dalam renovasi. Sehingga ada beberapa kontraktor yang bekerja dan laporan dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenhub, bahwa dua korban yang meninggal adalah pekerja kontraktor. Sementara satu korban lainya adalah karyawan dari Kemenhub dan yang satunya belum diketahui identitasnya.

Peristiwa kebakaran ini, lanjut Sandiaga diharapkan menjadi pelajaran bagi pemilik gedung-gedung lain. Dia meminta Dinas Pemadam Kebakaran agar terus mengontrol gedung-gedung di Jakarta.

"Api pertama dilaporkan jam 4 pagi dan seluruh jajaran dari Dinas Penanggulangan Kebakaran sudah secara cepat dalam hitungan yang sangat tegas cerdas di bawah hitungan menit sudah hadir," ungkapnya.

Kepala Dinas Pemadam kebakaran, Subedjo menuturkan, kebakaran di Lantai P1 dan P2 itu sebetulnya relatif kecil dan sudah bisa dikuasai cepat. Namun, asapnya sudah terlanjur menyebar ke ruang ruangan dan itulah sebab timbulnya korban mengingat yang membunuh itu umumnya pertama kali disebabkan oleh asap.

Seharusnya, lanjut Subedjo, apabila sistem sensor asap bekerja dengan baik, penghuni gedung bisa dapat langsung mengetahuinya. Namun dia mengakui bila sistem tersebut sedang dalam perbaikan dan hal itu sudah dilaporkan.

"Pelajaran buat yang lain agar lebih cepat melakukan perbaikan kalau memang sudah ada indikasi instalasinya tidak berfungsi itu kan setiap tahun kita lakukan inspeksi," tegasnya.
(kri)
Berita Terkait
LBH Jakarta Pertanyakan...
LBH Jakarta Pertanyakan Penghentian Kasus Kebakaran Gedung Cyber 1
Gedung LBH Jakarta Terbakar,...
Gedung LBH Jakarta Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Gedung LBH Jakarta Terbakar,...
Gedung LBH Jakarta Terbakar, 5 Unit Damkar Dikerahkan
Kebakaran Gedung Kemenkumham...
Kebakaran Gedung Kemenkumham Terjadi di Lantai 5
Kebakaran Gedung Bakamla,...
Kebakaran Gedung Bakamla, Damkar Kerahkan 19 Unit dan 95 Personel
2 Korban Tewas Kebakaran...
2 Korban Tewas Kebakaran di Gedung Cyber 1 Siswa SMK yang Sedang PKL
Berita Terkini
Warga Jakarta Bisa Liburan...
Warga Jakarta Bisa Liburan Gratis ke Ancol Akhir Juni, Kuota Terbatas!
27 menit yang lalu
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
2 jam yang lalu
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
2 jam yang lalu
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
3 jam yang lalu
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
4 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved