Usai Dianiaya Ibu Kandung, Sebelum Tewas Korban Alami Kejang dan Muntah

Jum'at, 22 Juni 2018 - 14:50 WIB
Usai Dianiaya Ibu Kandung,...
Usai Dianiaya Ibu Kandung, Sebelum Tewas Korban Alami Kejang dan Muntah
A A A
MALANG - Polres Malang mendalami tewasnya Syaiful Anwar (8) yang dianiaya ibu kandungnya, AM (42) di Dusun Tempur RT 2 RW 11, Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Malang.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung pada Jumat (22/6/2018) mengatakan persitiwa itu terjadi pada Selasa (19/6/2018). Saat melakukan penyelidikan di tempat kejadian pekara, polisi menemukan sebuah gayung air warna abu-abu dengan kondisi pecah, dan gagangnya patah.Diduga gayung ini dijadikan alat untuk memukuli korban. (Baca:Kehilangan Uang, Ibu Tega Aniaya Anak Kandung Hingga Tewas) . Berdasarkan hasil autopsi korban, ditemukan luka pada bagian kaki, tulang kering, dada, dan kepala. Selain itu, juga terjadi pendarahan pada seluruh bagian kepala, yang diduga menjadi pemicu meninggalnya korban.
Sementara itu keterangan tersangka kepada penyidik, setelah terjadi pemukulan, korban sempat kejang-kejang, dan mengeluh pusing. Selain itu, korban juga sempat muntah-muntah dan tidak sadarkan diri.

Yade menambahkan sudah ada empat orang saksi yang dimintai keterangan. Polisi juga berencana memeriksakan kejiwaan tersangka ke tim psikiater. "Kita periksakan ke psikiater. Tetapi, kita juga fokus kepada persoalan hukumnya, tentang terjadinya kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan korban tewas," ujar Yade.

Menurut keterangan sejumlah saksi yang sudah dimintai keterangan, tersangka tidak sekali ini saja melakukan kekerasan kepada anaknya tersebut. Kekerasan yang sama juga sudah terjadi beberapa kali menimpa korban.

Saat dibawa petugas, tersangka AM memilih untuk diam. Dia hanya sesekali menggelengkan kepala, untuk menjawab pertanyaan para wartawan. Akibat perbuatannya, AM dijerat dengan pasal 80 ayat 3, dan ayat 4 UU Nomor 35/2014 tentang perubahan UU Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
(vhs)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
1 jam yang lalu
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
4 jam yang lalu
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
5 jam yang lalu
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
6 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
7 jam yang lalu
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved