Bawaslu Bisa Rekomendasikan Pembatalan Pencalonan Kepala Daerah Karena Ijazah Palsu

Selasa, 12 Juni 2018 - 17:33 WIB
Bawaslu Bisa Rekomendasikan...
Bawaslu Bisa Rekomendasikan Pembatalan Pencalonan Kepala Daerah Karena Ijazah Palsu
A A A
PALEMBANG - Maraknya calon kepala daerah dalam pilkada serentak 2018 yang diduga tersandung ijazah palsu atau aspal terus menuai polemik. Sejumlah instansi seperti Bawaslu dan Komisi Pemilihan Umum serta kepolisian didesak untuk segera mengambil sikap menuntaskan masalah tersebut.

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menyatakan terkait dugaan ijazah palsu calon kepala daerah lebih tepat jika Bawaslu yang segera bertindak dibanding pihak kepolisian.

Karena Bawaslu bisa mencek langsung ke instansi terkait seperti sekolah atau kantor dinas pendidikan jika ada laporan penggunaan ijazah palsu. Lalu temuan Bawaslu bisa direkomendasikan ke KPU pusat maupun KPU di daerah untuk segera dijatuhi sanksi administrasi jika terbukti menggunakan ijazah aspal tersebut.

"Sanksi administasi terberat bisa dilakukan dengan membatalkan pencalonan kepala daerah yang memang benar menggunakan ijazah palsu," kata Refly Harun saat dihubungi SINDOnews, Selasa (12/6/2018) terkait dugaan ijazah palsu cabup Kabupaten Bogor dan cawagub Sumsel.

Namun dia menegaskan, hal tersebut dilakukan Bawaslu dengan profesional dan profesional tanpa pesanan pihak-pihak tertentu.

Refly menambahkan sementara jika ditangani pihak kepolisian atau Mabes Polri tentunya sanksi yang dijatuhkan adalah sanksi pidana.

"Ini akan memakan waktu yang lama karena harus menunggu putusan yang berkekuatan hukum tetap baru bisa dilakukan eksekusi," kata Refli Harun.

Sebelumnya kasus dugaan ijazah palsu Sekolah Teknik Mesin (STM) Pertambangan Palembang tahun 1977 milik salah satu calon wakil gubernur Sumsel terus berkembang.Dimana ada seorang alumni STM Pertambangan Palembang tahun 1977 memberikan bukti dan data ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan untuk mengungkap kasus dugaan ijazah palsu tersebut.
Sementara di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat, Jakarta Pemuda Anti Ijazah Palsu, pada Kamis 7 Juni 2018, menyuarakan dugaan kasus ijazah palsu calon Bupati Bogor nomor urut 3, Ade Ruhandi (Jaro Ade) yang berpasangan dengan Inggrid Kansil.

Koordinator Aksi, Raden menyampaikan tiga tuntutan kepada KPU Pusat. Di antaranya adalah meminta KPU Kabupaten Bogor mendiskualisifikasi Jaro Ade karena penggunaan ijazah yang diduga aspal.

Jaro Ade hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut. Saat SINDOnews mencoba mengkonfirmasi soal ijazah palsu itu ke telepon pribadi Jaro Ade, tidak ada jawaban. Begitu juga saat dikirimi pesan singkat.
(sms)
Berita Terkait
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Roy Suryo, Rismon Sianipar,...
Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dr. Tifa Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Daftar Pemimpin Dunia...
Daftar Pemimpin Dunia Terseret Skandal Ijazah Palsu dan Disertasi Plagiat
Demonstran Tuntut Jokowi...
Demonstran Tuntut Jokowi Dihadirkan sebagai Saksi dalam Kasus Ijazah Palsu
Dipimpin Roy Suryo,...
Dipimpin Roy Suryo, Aksi Mimbar Rakyat Soroti Dugaan Ijazah Palsu
Roy Suryo Diperiksa...
Roy Suryo Diperiksa 9 Jam di Polda Metro soal Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Berita Terkini
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
16 menit yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
1 jam yang lalu
JKF 2026 Tegaskan Perkuat...
JKF 2026 Tegaskan Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Global
2 jam yang lalu
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
3 jam yang lalu
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
3 jam yang lalu
UIN Jakarta Tegaskan...
UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
4 jam yang lalu
Infografis
10 Kapolda Lulusan Akpol...
10 Kapolda Lulusan Akpol 1994, Teman Satu Angkatan Kepala BNN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved