Razia Gabungan Temukan Produk Bermasalah di Toko Modern

Rabu, 06 Juni 2018 - 00:35 WIB
Razia Gabungan Temukan...
Razia Gabungan Temukan Produk Bermasalah di Toko Modern
A A A
GRESIK - Peringatan bagi masyarakat Gresik yang suka berbelanja di toko-toko modern. Razia yang dilakukan Tim Gabungan menemukan produk makanan dan minuman (mamin) bermasalah.

Razia dilakukan tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes), Diskoperindag UKM dan PKL, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan (DPMP) dan Satpol PP Gresik. Razia jelang Lebaran 2018 itu dilakukan secara merata di beberapa pertokoan modern.

Awalnya, razia dalam inspeksi mendadak itu dilakukan di pertokoan modern di kawasan Pasar Gresik, namun tidak menemukan produk bersamasalah. Tim menuju pertokoan di Jalan Dr Soetomo dilanjut ke Jalan RA Kartini.

Saat tiba di UD Sarikat Jaya, Jalan RA Kartini, tim dibuat kaget. Sebab, saat dilakukan inspeksi ke produk mamin yang dijual di rak, ternyata ditemukan produk bermasalah. Ada produk yang kemasannya rusak, izin edarnya juga sudah kadaluarsa tetapi masih beredar.

“Kami juga menemukan keamanan pangan atau Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) ada yang kadaluarsa. Salah satunya minuman sinom. Tanggal kadaluarsa sudah 12 April 2018 lalu, namun masih diperjualbelikan,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes Gresik, Rumiyati, Selasa (5/6/2018) malam.

Bahkan, lanjut Rumiyati, ada produk yang nomor PIRT yang lama dengan baru sangat berbeda. Jika yang lama mencapai 12 digit, sedangkan yang baru ini 15 digit. Dan, ini sangat membahayakan pembeli yang tidak sampai meneliti produk yang akan dibelinya.

Tampaknya temuan itu membalakkan tim, terbukti tidak hanya memeriksa mamin yang tertata di rak. Tim juga membuka mamin yang dikemas dalam parsel lebaran. Sebab, tidak baik bagi kesehatan jika mengkonsumsi mamin yang sudah kadaluarsa.

“Kami mohon kepada pemilik untuk menarik produk yang bermasalah. Bila lain waktu, kami menemukan ada mamin yang bersamalah akan kami tindak,” ancam Rumiyati.

Sedangkan, Manajer Store Sarikat Wijaya Lie Hong Siong yang ikut menemui Tim Gabungan mengatakan, pihaknya akan langsung menghubungi supplier. Memastikan PIRT sesuai dengan tahun ini.

“Produk yang lama ditarik hingga PIRT baru turun. Kami juga sudah upayakan terbaik. Mulai dari kualitas produk hingga izin,” tukasnya tanpa ada penyesalan.
(pur)
Berita Terkait
Razia Produk Makanan...
Razia Produk Makanan Berbahaya
5 Makanan Paling Berbahaya...
5 Makanan Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 4 Lebih Beracun dari Sianida
Ini Bagian Tubuh Ular...
Ini Bagian Tubuh Ular yang Bisa Dikonsumsi Manusia
Ratusan Kilogram Makanan...
Ratusan Kilogram Makanan Berpengawet Mayat Dimusnahkan
BPOM Tarik Peredaran...
BPOM Tarik Peredaran Es Krim Haagen-Dazs dari Pasaran
Pemkot Salatiga Gelar...
Pemkot Salatiga Gelar Razia Makanan dan Minuman di Pasar
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
5 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
6 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
7 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
7 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
8 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
8 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved