Cerita Hijrah Harry Mukti, Mulai Room Boy, Rocker hingga Ustaz

Senin, 28 Mei 2018 - 22:35 WIB
Cerita Hijrah Harry...
Cerita Hijrah Harry Mukti, Mulai Room Boy, Rocker hingga Ustaz
A A A
NAMA Harry Moekti atau Harry Mukti sudah tidak asing lagi dalam dunia musik rock Indonesia. Pengalaman musisi yang banting stir jadi dai ini pun kerap menginspirasi masyarakat.

Saat berbincang dengan Koran SINDO, Harry Mukti yang ditemani sang kakak Ety Wijayanti (67), tanpa ragu membongkar masa silam dan kelam saat masih menjadi musisi rocker tersebut.

"Barang kali saya akan bercerita juga tentang kehidupan pribadi saya. Makanya ada kakak saya yang hari ini menemani," kata Harri Mukti, ditemui dalam tablik akbar RCTI, di Curug, Tangerang, Senin 27 Mei 2018.

Diceritakannya, sebelum menjadi seperti sekarang ini, dirinya mengalami banyak pengalaman berharga. Berbagai profesi pun kerap dilakoninya menyambung hidup.

"Dulu, sebelum menjadi artis saya hidup dengan beliau (Ety Wijayanti). Setiap hari, saya cuci mobil 3, bersihin kamar mandi, dan antar anak-anaknya sekolah. Bahkan, saya pernah kerja di hotel," ungkapnya.

Di hotel itu, Harry bekerja sebagai room boy. Dia diterima bekerja oleh suami kakaknya yang menjadi manager di hotel itu. Hingga akhirnya, semua dilepasnya.

"Saya pernah menjadi room boy. Waktu itu zamannya Ebiet G AD. Akhirnya saya meninggalkan dunia itu. Motivasi saya mencari keberkahan, karena hidup menjadi rocker tidak berkah," sambung Harry.

Selama menjadi rocker, Harry mengaku hidupnya tidak pernah merasa tenang. Selalu ada bagian dalam dirinya yang hilang, dan membuatnya menjadi gelisah.

Ety Wijayanti (67), kakak kandung Harry mengatakan, sebagai rocker yang menjadi dai, sebenarnya Harry termasuk orang pendiam. Dia tidak suka banyak berbicara, tetapi tekun dalam setiap tindakannya.

"Kalau dulu, sebenarnya adik saya itu pendiam, tapi tekun beribadah. Jadi gak pernah ketunggalan salat. Meskipun waktu itu berpindah-pindah band," paparnya.

Kecenderungan Harry ke arah relijius, sudah tampak sejak dia masih bermain musik. Teman-temannya bermusik pun sangat menghargai pilihan Harry. Bahkan, mereka saling mengingatkan kebaikan.

"Teman-temannya selalu mengingatkan dia untuk salat. Harry itu mengaji belajar dari orangtua dan mendalami sendiri. Jadi saat menjadi rocker, dia sudah belajar ilmu agama dan mengaji sendiri," sambungnya.

Hingga akhirnya, pada 1993, Harry mulai mengurangi kegiatan musiknya. Pada 1995, dia menjalankan ibadah haji, hingga akhirnya total meninggalkan dunia rocker.

"Dia selalu cerita kepada saya, teh saya kurang apa sih? Jawabnya, agama. Dia merasa tenang. Saya berangkat haji 1993. Tahun 1995 dia naik haji. Setelah haji itu, dia baru total di agama," ungkapnya.

Saat ini, Harry tidak hanya menjadi dai kondang yang ceramahnya banyak didengar umat. Dia juga menjadi panutan oleh keluarga besarnya setiap pertemuan.
(ysw)
Berita Terkait
Ramadhan, Bulan Menjaga...
Ramadhan, Bulan Menjaga Lisan dan Mencuci Dosa-dosa
3 Waktu Terkabulnya...
3 Waktu Terkabulnya Doa di Bulan Ramadhan
Muhammadiyah: Puasa...
Muhammadiyah: Puasa Ramadhan Mulai 13 April
Hakikat Kesabaran
Hakikat Kesabaran
Marhaban Ya Syahru Siyam,...
Marhaban Ya Syahru Siyam, Ini 15 Keutamaan Ramadhan dan Dalilnya
9 Nama Julukan Ramadhan...
9 Nama Julukan Ramadhan yang Tidak Dimiliki Bulan Lain
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
2 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
5 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
6 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
6 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
7 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
7 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved