Unggul di Survei, Ridwan Kamil: Semoga Ini Menjadi Tren Positif
Senin, 28 Mei 2018 - 20:31 WIB
Unggul di Survei, Ridwan Kamil: Semoga Ini Menjadi Tren Positif
A
A
A
BOGOR - Pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) unggul dalam survei Litbang Kompas bulan ini. Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1 Ridwan Kamil menyatakan, hasil ini harus jadi pemacu semangat paslon, para relawan, dan kader partai pengusung untuk bekerja lebih keras demi meraih kemenangan di Pilgub 27 Juni mendatang.
"Mudah-mudahan ini menjadi tren positif yang menyemangati para relawan dan kader partai pengusung Rindu bahwa kerja keras kita membuahkan hasil yang baik," kata Kang Emil, sapaan akrab Wali Kota Bandung nonaktif ini, saat kampanye di Bogor, Senin (28/5/2018).
Seperti diketahui, survei kedua Litbang Kompas, periode Mei 2018 menghasilkan elektabilitas pasangan Rindu mencapai 40,4 persen, unggul di atas pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi yang dipilih 39,1 persen responden pemilih. Dua pasangan lain yaitu Sudrajat dan Ahmad Syaikhu (Asyik), serta pasangan nomor urut dua, TB Hasanudin dan Anton Charliyan (Hasanah) terpaut jauh dari pasangan Rindu dan pasangan Deddy-Dedi.
Menurut Kang Emil, setiap hasil survei harus dijadikan energi untuk terus menambah spirit paslon, tim relawan, dan kader pengusung untuk terus bekerja keras memperkenalkan visi misi dan program Rindu pada masyarakat Jabar.
"Di Bulan Puasa ini kita maksimalkan sebagai bulan silaturahmi membuat kami, partai pengusung, dan relawan bergerak terus ke daerah-daerah yang belum kenal dengan pasangan kami," ujar wali kota yang namanya masuk dalam daftar Pemimpin Terbaik Dunia Versi Majalah Fortune ini.
Kang Emil yakin, optimisme paslon, relawan dan kader partai pengusung tetap tinggi. Dia mengapresiasi kerja keras semua pihak yang tiada kenal lelah memperkenalkan paslon Rindu ke masyarakat pelosok.
"Paslon Rindu kalau diperkenalkan Insya Allah sangat disukai. Tinggal kerja keras kita lebih dipertajam," kata wali kota yang meraih 325 penghargaan dalam dan luar negeri ini.
Kang Emil menjelaskan, untuk wilayah Karawangan, Cirebonan, perlu kerja lebih keras lagi. "Di sisa waktu kurang dari satu bulan ini, kita optimistis menang di daerah-daerah tersebut. Caranya, kita harus butuh kerja keras perkenalkan Rindu pada mereka, karena mereka juga Rindu Jabar Juara," katanya.
"Mudah-mudahan ini menjadi tren positif yang menyemangati para relawan dan kader partai pengusung Rindu bahwa kerja keras kita membuahkan hasil yang baik," kata Kang Emil, sapaan akrab Wali Kota Bandung nonaktif ini, saat kampanye di Bogor, Senin (28/5/2018).
Seperti diketahui, survei kedua Litbang Kompas, periode Mei 2018 menghasilkan elektabilitas pasangan Rindu mencapai 40,4 persen, unggul di atas pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi yang dipilih 39,1 persen responden pemilih. Dua pasangan lain yaitu Sudrajat dan Ahmad Syaikhu (Asyik), serta pasangan nomor urut dua, TB Hasanudin dan Anton Charliyan (Hasanah) terpaut jauh dari pasangan Rindu dan pasangan Deddy-Dedi.
Menurut Kang Emil, setiap hasil survei harus dijadikan energi untuk terus menambah spirit paslon, tim relawan, dan kader pengusung untuk terus bekerja keras memperkenalkan visi misi dan program Rindu pada masyarakat Jabar.
"Di Bulan Puasa ini kita maksimalkan sebagai bulan silaturahmi membuat kami, partai pengusung, dan relawan bergerak terus ke daerah-daerah yang belum kenal dengan pasangan kami," ujar wali kota yang namanya masuk dalam daftar Pemimpin Terbaik Dunia Versi Majalah Fortune ini.
Kang Emil yakin, optimisme paslon, relawan dan kader partai pengusung tetap tinggi. Dia mengapresiasi kerja keras semua pihak yang tiada kenal lelah memperkenalkan paslon Rindu ke masyarakat pelosok.
"Paslon Rindu kalau diperkenalkan Insya Allah sangat disukai. Tinggal kerja keras kita lebih dipertajam," kata wali kota yang meraih 325 penghargaan dalam dan luar negeri ini.
Kang Emil menjelaskan, untuk wilayah Karawangan, Cirebonan, perlu kerja lebih keras lagi. "Di sisa waktu kurang dari satu bulan ini, kita optimistis menang di daerah-daerah tersebut. Caranya, kita harus butuh kerja keras perkenalkan Rindu pada mereka, karena mereka juga Rindu Jabar Juara," katanya.
(zik)