PKL Pasar Anyar Minta Penertiban Ditunda Setelah Pilkada

Jum'at, 25 Mei 2018 - 14:45 WIB
PKL Pasar Anyar Minta...
PKL Pasar Anyar Minta Penertiban Ditunda Setelah Pilkada
A A A
Ribuan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Pasar Anyar tepatnya Jalan Dewi Sartika mengaku resah dengan rencana Pemkot Bogor yang akan melakukan penertiban dalam waktu dekat ini.

Purwanto, perwakilan PKL Jalan Dewi Sartika meminta Pemkot Bogor mengulur waktu penertiban dan relokasi menjelang Lebaran ini. Dihadapan Plt Wali Kota Bogor beserta jajarannya, para PKL meminta penertiban dilakukan setelah Pilkada Kota Bogor.

"Banyak aspirasi PKL yang kami sampaikan. Di antaranya soal waktu penertiban yang mereka minta supaya dilaksanakan setelah pelaksanaan Pilkada Kota Bogor 27 Juni mendatang," jelasnya, di Bogor, Jumat (25/5/2018).

Dia menambahkan, pertimbangannya selain politis, bertujuan untuk tetap menjaga agar Kota Bogor kondusif. "Meski memang kami juga sudah tidak mau melakukan demo, karena sudah bukan zamannya lagi. Karena kami juga menyadari kalau selama ini sudah salah dengan berjualan di lahan milik Pemkot Bogor," jelas Purwanto.

Tak hanya itu, mereka juga meminta Pemkot Bogor memberikan kompensasi terkait uang muka kios yang harus dibayar pascarelokasi.

"Karena terus terang saja, kondisi ekonomi saat ini lesu, bahkan bisa dikatakan kondisi kita pun sedang kritis. Jualan, khususnya dari sebelum bulan puasa sampai sekarang sepi terus. Oleh karena itu, kami meminta supaya kiranya soal uang muka kios ini kita bisa dikasih nol persen," tuturnya.

Sementara itu, Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengatakan, semua aspirasi dan masukkan dari para PKL akan ditampung dan coba untuk direalisasikan. Hanya saja, terkait tentang penertiban akan dicoba dikomunikasikan kembali bersama dinas terkait dan unsur Muspida lainnya.

"Sementara mengenai permintaan mereka supaya uang muka kios di tempat milik PT Javana nol persen itu, akan coba kita bantu dan dicarikan solusinya. Mungkin nanti Pemkot bisa menutupinya dengan anggaran dari dana hibah bansos di anggaran perubahan tahun 2018 ini. Nanti akan dibicarakan lagi bersama Pak Sekda dan teman-teman di DPRD," paparnya.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Pakuan Jaya Andri Latif mengatakan, untuk kios yang berada di aset milik PD Pasar Pakuan Jaya, ada jalan terbaik untuk para PKL. "Kami membebaskan biaya retribusinya (sampah dan keamanan) selama masa transisi. Namun, belum disebutkan dengan jelas untuk berapa lama bebas biaya retribusi itu diberikan kepada para PKL," jelasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Tanggapan Sandiaga Uno...
Tanggapan Sandiaga Uno soal Penggusuran PKL di Destinasi Wisata Puncak Bogor
Tata Kawasan Lawang...
Tata Kawasan Lawang Seketeng, Ratusan PKL di Pasar Bogor Ditertibkan
PKL di Terminal Palakka...
PKL di Terminal Palakka Sampaikan Aspirasi Soal Penggusuran ke DPRD Bone
Bogor Bakal Tata Jalan...
Bogor Bakal Tata Jalan Pedati dan Lawang Seketeng Jadi Sentra Kerajinan
Pemkot Jakpus Tindak...
Pemkot Jakpus Tindak Tegas PKL Bandel di Tanah Abang
Viral Kasatpol PP Bogor...
Viral Kasatpol PP Bogor Tegur PKL dengan Santun, Netizen: Inilah Orang Indonesia Sesungguhnya
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
5 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved