Pascateror, Pusat Perbelanjaan di Surabaya Kembali Normal

Rabu, 23 Mei 2018 - 18:26 WIB
Pascateror, Pusat Perbelanjaan...
Pascateror, Pusat Perbelanjaan di Surabaya Kembali Normal
A A A
SURABAYA - Pascaaksi terorisme sepekan yang lalu, Kota Surabaya kembali berjalan normal. Semua pusat perbelanjaan sudah dibanjiri para pembeli. Perputaran uang pun kembali lancar setelah sempat terjatuh karena aksi terorisme.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menuturkan, saat ini perekonomian Kota Surabaya sudah kembali berangsur normal. Pusat perbelanjaan yang sebelumnya dirasa sepi pengunjung, saat ini berangsur membaik.

Risma pun sempat berkeliling di beberapa pusat perbelanjaan Kota Surabaya. Selain untuk meyakinkan warganya, dia juga ingin mendengar langsung dari para pedagang bagaimana transaksi dari bisnis mereka. Khususnya bagi para pedagang ritel yang juga sempat terkena imbasnya secara langsung.

“Sebenarnya ini momentum untuk pedagang, kan sudah mendekati hari raya bisa naik terus pendapatannya,” ujar Risma ditemui saat berkeliling di pusat perbelanjaan Jembatan Merah Plasa (JMP), Rabu (23/5/2018).

Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini menambahkan, pihaknya ingin terus berkeliling untuk menyakinkan warganya kalau Surabaya sudah pulih. Ia juga menyempatkan untuk berfoto bersama masyarakat. Menurut dia, masyarakat tidak perlu lagi khawatir ataupun takut jika ingin berbelanja.

Sebelumnya, Risma juga sempat mengunjungi beberapa mall di Surabaya seperti Ciputra World Mall dan Pakuwon Mall. Di semua mal yang dikunjungi, semua sudah berjalan seperti biasanya.

Salah satu pedagang ritel di pusat perbelanjaan Jembatan Merah Plasa Farah Tri Hastuti mengatakan, bahwa saat ini angka penjualan bisnisnya sudah kembali berangsur membaik. Walaupun, menurutnya, angka tersebut masih mencapai 80 persen, belum sepenuhnya 100%. Namun, ia optimis bahwa dua minggu menjelang lebaran angka tersebut akan terus naik hingga melebihi 100 persen.
(vhs)
Berita Terkait
Momen Haru Anak Polisi...
Momen Haru Anak Polisi Korban Bom Surabaya Lolos Jadi Polwan
Ledakan Keras di Mako...
Ledakan Keras di Mako Brimob Polda Jatim, Tak Ada Korban Jiwa
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Teror Bom Molotov di...
Teror Bom Molotov di Aceh Barat
100 Sekolah Ditutup...
100 Sekolah Ditutup dan Ribuan Siswa Sudah Dievakuasi, Ternyata Ancaman Bomnya Palsu
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
7 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
8 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
8 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
9 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
9 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
10 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved