Ditikam Orang Tak Dikenal di Punggung, Remaja 15 Tahun Tewas
Sabtu, 12 Mei 2018 - 12:00 WIB
Ditikam Orang Tak Dikenal di Punggung, Remaja 15 Tahun Tewas
A
A
A
JAKARTA - Seorang remaja bernama Abdul Rohim (15) tewas usai ditikam dalam keributan di kawasan Jalan Sumbadra, Johar Baru, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. Saat ini, polisi tengah memburu para pelaku itu.
Kapolsek Johar Baru, Kompol Maruhum Nababan mengatakan, awalnya ada keributan antarremaja terjadi di lokasi kejadian. Dalam keributan itu, tiba-tiba saja ada yang menikam Rohim dari belakang. Dia ditikam di bagian punggung.
"Langsung di tusuk punggung belakangnya," ujarnya pada wartawan, Sabtu (12/5/2018).
Melihat Rohim ambruk, kata dia, mereka yang sedang ribut pun bubar. Rohim pun diselamatkan warga dan dibawa ke rumah. Ayah Rohim, Sukim (53) yang tahu anaknya ditikam membawa sang anak ke RS terdekat. Meski sempat dapat pertolongan, pada akhirnya nyawa remaja itu tak lagi tertolong.
Polisi telah masih memeriksa saksi-saksi. Begitu juga para remaja yang terlibat keributan. Bahkan, polisi sendiri telah mengamankan terduga pelaku berinisial N. Hingga kini yang bersangkutan masih diperiksa intensif.
"Sudah sebagian diamankan. Informasinya, sama satu (terduga pelaku) dan saksi-saksinya," katanya.
Kapolsek Johar Baru, Kompol Maruhum Nababan mengatakan, awalnya ada keributan antarremaja terjadi di lokasi kejadian. Dalam keributan itu, tiba-tiba saja ada yang menikam Rohim dari belakang. Dia ditikam di bagian punggung.
"Langsung di tusuk punggung belakangnya," ujarnya pada wartawan, Sabtu (12/5/2018).
Melihat Rohim ambruk, kata dia, mereka yang sedang ribut pun bubar. Rohim pun diselamatkan warga dan dibawa ke rumah. Ayah Rohim, Sukim (53) yang tahu anaknya ditikam membawa sang anak ke RS terdekat. Meski sempat dapat pertolongan, pada akhirnya nyawa remaja itu tak lagi tertolong.
Polisi telah masih memeriksa saksi-saksi. Begitu juga para remaja yang terlibat keributan. Bahkan, polisi sendiri telah mengamankan terduga pelaku berinisial N. Hingga kini yang bersangkutan masih diperiksa intensif.
"Sudah sebagian diamankan. Informasinya, sama satu (terduga pelaku) dan saksi-saksinya," katanya.
(kri)