Ini Penjelasan Pendeta Kenapa Undang Edy Rahmayadi ke Acara Doa

Kamis, 10 Mei 2018 - 22:39 WIB
Ini Penjelasan Pendeta...
Ini Penjelasan Pendeta Kenapa Undang Edy Rahmayadi ke Acara Doa
A A A
MEDAN - Komunitas Pendeta Internasional Indonesia Sumatera Utara (Sumut) mengundang dan mendoakan calon Gubernur (cagub) Sumatera Utara (Sumut) nomor urut 1, Edy Rahmayadi menjadi Gubernur Sumut 2018-2023.

Doa dari para pendeta itu dimaksudkan agar Edy dan wakilnya Musa Rajekshah mampu membawa Sumut bermartabat. Demikian dikatakan Pendeta Dr Eben Siagian STh kepada wartawan, di Kantor GTDI Medan, Kamis (10/5/2018).

Hal itu dikatakannya saat mengklarifikasi video editan yang menggambarkan seolah-olah Edy Rahmayadi dibaptis oleh pendeta. Dikatakan Pendeta Eben, doa dari pendeta merupakan salah satu rangkaian acara yang dihelat komunitas pendeta di Gedung Suara Nafiri, Medan pada Jumat, 4 Mei 2018.

Panitia mengundang Edy Rahmayadi sebagai calon pemimpin yang layak jadi Gubernur Sumatera Utara. Bukan untuk dibaptis. Kenapa panitia mengundang Pak Edy karena panitia tidak ingin ada pecah-belah. Karena selama ini disebut-sebut bahwa umat Kristen dikesankan mendukung pasangan Djoss.

“Nah, bagi umat Kristiani yang mendukung ERAMAS jadi mau diapain? Maka dibuatlah acara dan mengundang Pak Edy agar masyarakat tau kristen itu tidak identik dengan pasangan Djoss. Ini yang ditekankan Pak Kris Pasaribu sahabat kecil Pak Edy. Kita mau pilih kepala daerah bukan kepala suku," kata Eben.

Eben yang pada saat acara itu juga hadir sebagai undangan menekankan bahwa Edy Rahmayadi sangat layak jadi Gubernur Sumut 2018-2023. "Beliau cakap, tegas, takut pada Allah dan anti korupsi serta jauh-jauh hari sudah peduli Sumut. Hal ini juga yang saya tekankan saat kotbah di acara itu dan harusnya hal ini yang dikedepankan bukan dimiring-miringkan," tegas Eben.

Eben menggarisbawahi bahwa oknum jangan memecah-belah Sumatera Utara. "Video editan seolah-olah Pak Edy dibaptis itu upaya pecah-belah. Saya sendiri seorang pendeta, pernah aktivis GMKI dan GAMKI dan pernah Wakil Ketua PKB Medan. Banyak sahabat saya Muslim, Tionghoa dan Hindu," tegas Pdt Eben yang juga pernah memimpin doa saat Edy Rahmayadi pindah tugas jadi Pangkostrad.
(rhs)
Berita Terkait
Maju Pilgub Sumut, Edy...
Maju Pilgub Sumut, Edy Rahmayadi Daftar ke Partai Perindo
Edy Rahmayadi Gugat...
Edy Rahmayadi Gugat Hasil Pilkada Sumut ke MK
Bobby-Surya Kalah Telak...
Bobby-Surya Kalah Telak di TPS Edy Rahmayadi, Hanya Raih 65 Suara
Edy Rahmayadi Bacalon...
Edy Rahmayadi Bacalon Gubernur Sumut Pertama yang Mendaftar ke Perindo
ASN Harus Netral di...
ASN Harus Netral di Pilkada, Gubernur Sumut Lantik 10 Pjs Bupati - Walikota
Daftar Bacalon Gubernur...
Daftar Bacalon Gubernur Sumut ke Perindo, Edy Rahmayadi Singgung Soal Etika
Berita Terkini
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
40 menit yang lalu
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
1 jam yang lalu
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
3 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
3 jam yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
3 jam yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
3 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved