Jelang Ramadhan, 400 Orang Hapus Tato Massal di Malang

Rabu, 09 Mei 2018 - 09:48 WIB
Jelang Ramadhan, 400...
Jelang Ramadhan, 400 Orang Hapus Tato Massal di Malang
A A A
MALANG - Hapus tato massal di Kota Malang, Jawa Timur, disambut antusias. Dari seribu lebih orang yang mendaftar hanya 400 orang yang memenuhi syarat dihapus tatonya menggunakan teknik laser.

Selama dua hari, Selasa dan Rabu (8-9 Mei 2018), koridor Dinoyo Mall Kota Malang, dipenuhi pria dan wanita bertato yang antre sejak pagi untuk menghapus tatonya. Mereka adalah 400 orang yang beruntung sebagai pendaftar pertama dan memenuhi syarat untuk dihapus tatonya secara gratis.

Mereka tidak hanya berasal dari Malang. Ada juga beberapa peserta dari kota dan kabupaten lain di Jatim dan Jateng nampak mengikuti kegiatan hapus tato ini. Selain menggunakan teknik laser, gratis alias tidak dipungut biaya juga menjadi alasan peserta antusias mengikuti kegiatan ini. Jika hapus tato di klinik berbayar, pemilik tato harus merogoh uang hingga jutaan rupiah.

Lokerta, seorang peserta mengaku mengikuti program hapus tato yang diadakan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) ini. Dia beberapa kali gagal ikut karena telat atau melebihi batas kuota. Dan, dia baru dapat kesempatan di Malang.

Untuk mendapat giliran hapus tato, para peserta harus ambil nomor antrean. Selanjutnya, melakukan beberapa tes kesehatan, seperti tekanan darah, gula, hepatitis, dan AIDS. Setelah lolos pada semua tes kesehatan ini, barulah para peserta diberikan bius lokal yang dioleskan ke tatonya.

Sesaat setelah bius bekerja, barulah tato dihapus dengan teknik laser. Rata-rata, setiap peserta menjalani proses hapus tato 30 menit sampai 1 jam, tergantung ukuran tato. "Proses hapus tato ini tidak sesakit saat ditato," kata Juli Kuswantoro, peserta hapus tato.
Jelang Ramadhan, 400 Orang Hapus Tato Massal di Malang

Para peserta mengaku alasan menghapus tato adalah ingin menjadi pribadi lebih baik. melupakan masa lalu yang kelam, dan mantap beribadah menyambut Ramadhan.

Penyelenggara hapus tato gratis ini, Abdul Karim, mengatakan kegiatan ini digelar untuk berbagi kebaikan, khususnya menyambut Bulan Ramadhan yang dikemas dalam kegiatan Sehat Sambut Ramadhan. Kegiatan ini akan digelar di kota-kota dan kabupaten lainnya di Indonesia.
(zik)
Berita Terkait
Memenangkan Ramadan...
Memenangkan Ramadan dari Bullying dan Kesehatan Mental
SYIAR: Puasa dan Kesehatan...
SYIAR: Puasa dan Kesehatan Jiwa
Tips Rambut Tetap Segar...
Tips Rambut Tetap Segar dan Lembut Selama Ramadan
Malas Olahraga Saat...
Malas Olahraga Saat Puasa? Ini Tips Biar Tetap Fit Kala Ramadan
Ramadan SatSet Kampanyekan...
Ramadan SatSet Kampanyekan Bijak Garam demi Kesehatan selama Berpuasa
Puasa Ramadan, Dampaknya...
Puasa Ramadan, Dampaknya bagi Kesehatan Mental
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
24 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
47 menit yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
3 jam yang lalu
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved