Banyak Tamu Bermobil Mewah, Warga Mengira Aras Seorang Paranormal

Selasa, 08 Mei 2018 - 19:35 WIB
Banyak Tamu Bermobil...
Banyak Tamu Bermobil Mewah, Warga Mengira Aras Seorang Paranormal
A A A
TANGERANG - Sebelumnya warga Tangerang dihebohkan dengan berita kemisikinan keluarga Muhammad Aras Arifin (45) warga Kunciran yang viral karena harus minum air comberan bersama dengan Istri dan enam anaknya. Belakangan diketahui kalau kehidupan bapak enam anak yang biasa dipanggil Aras itu merupakan pilihan hidup yang sudah diyakininya.

Saat ditemui beberapa waktu lalu, ada pengakuan unik yang terlontar dari mulut Raras telah tinggal di Kunciran sejak tahun 1975. Raras mengaku kalau dirinya sebagai salah satu keturunan Sunan Kudus dan Sunan Gunung Jati.

"Ibu kita dari keturunan Majapahit. Ibu kita Bapaknya Raden Busola Wisastra, nah sedangkan Raden Busola Wisastra punya bapak Raden Wijaya Perwata itu tabib kerajaan Majapahit," katanya ketika ditemui di rumahnya.

Dijelaskan kalau Aras merupakan dari garis keturunan Wali Songo. "Aslinya buyut kita dari Demak dari Sunan Kudus. Berat juga memang karena kita masih ada keturunan Sunan Gunung Jati juga," katanya. (Baca: Pengakuan Mengejutkan Keluarga Miskin yang Minum Air Comberan )

Aras juga menjelaskan alasannya untuk tidak mau pindah dari gubuk dimana tempat dia tinggal. "Itu enggak bisa soalnya bagaimanapun kita sudah perjanjian hidup mati kita di sini karena kita sudah bersyahadat," jelasnya.

Bahkan dia sengaja tidak memakai listrik karena itu bagian dari filosofi hidup Aras yang juga mengaku sebagai Putra Alam. "Itu bagian dari Siloka kita kenapa Gubuk Ini Gelap kenapa ini ada apa dibalik itu semua ibarat kita semua manusia sudah mulai gelap syahadat," tuturnya. (Baca juga: Keluarga Miskin Peminum Air Comberan Mengaku Turunan Sunan Kudus )

Filosofi hidup Aras yang cenderung menunggu titah alam dalam setiap tindak tanduknya juga menjadi alasan utama Aras untuk tidak menyekolahlan anaknya. "Saya belum ada titah dari orang tua," jawab Aras saat ditanya alasan tidak menyekolahkan anaknya.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Ketua RW 02 Kunciran, Nasar. Nasar menjelaskan bahwa sebagai RW pihaknya sudah mencoba memfasilitasi agar anaknya Aras bisa sekolah namun hal itu tidak terlaksana karena filosofi yang dianut Aras.

"Sebenarnya sekolah disini gratis, saya buka madrasah juga gratis apalagi rumah beliau ini juga dekat dengan pondok pesantren yang juga tidak memmungut biaya," terangnya.

Pemahaman Aras yang menganggap dirinya sebagai Putra Alam tak jarang juga menimbulkan persepsi lain dari masyarakat yang menganggap Aras sebagai paranormal.

Ini dibuktikan dengan kesaksian dari warga sekitar yang sering melihat tamunya dengan berkendara mobil dan motor. "Sering lihat juga emang tamunya mobil-mobil mewah yang dari jauh," ucap Roqib warga yang tinggal tidak jauh dari rumah Raras.
(ysw)
Berita Terkait
Pemkot Tangerang Pastikan...
Pemkot Tangerang Pastikan 146 Sekolah Swasta Gratis
Pemkot Tangerang Kembangkan...
Pemkot Tangerang Kembangkan Wisata Edukasi
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Minta Kemudahan Pelayanan Masyarakat Harus Jadi Budaya
Puluhan Pedagang Emas...
Puluhan Pedagang Emas Pasar Anyar Tangerang Mendaftar untuk Relokasi
Pemkot Tangerang Berlakukan...
Pemkot Tangerang Berlakukan PSBB, Wali Kota Arief Ajak Masyarakat Disiplin
Dua Hari PSBB di Kota...
Dua Hari PSBB di Kota Tangerang, Wali Kota Arief Datangi Check Point untuk Evaluasi
Berita Terkini
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
3 jam yang lalu
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Jadi Tersangka Kasus Suap, Hartanya Rp10,6 Miliar
4 jam yang lalu
Polri Presisi Dinilai...
Polri Presisi Dinilai Telah Sampai di Hati Masyarakat
4 jam yang lalu
Dihadiri Komedian Narji,...
Dihadiri Komedian Narji, Khitanan Massal PSI Banten di Tangsel Diikuti Ratusan Peserta
6 jam yang lalu
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gerebek Pabrik Narkoba Internasional Beromzet Rp360 Miliar, Transaksi Pakai Kripto
8 jam yang lalu
KM Makmur Jaya Mati...
KM Makmur Jaya Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, 150 Penumpang Dievakuasi
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved