Petani Ini Sulap Daun Kelapa Sawit Jadi Pakan Ternak

Sabtu, 05 Mei 2018 - 14:17 WIB
Petani Ini Sulap Daun...
Petani Ini Sulap Daun Kelapa Sawit Jadi Pakan Ternak
A A A
MERANGIN - Saat ini peternak di Kabupaten Merangin, Jambi kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak karena hanya terpaku kepada rumput liar. Sementara semua lahan di wilayah ini hampir keseluruhan telah berubah menjadi lahan perkebunan kelapa sawit dan karet.

Untuk memenuhi kebutuhan pakan ternaknya, peternak ini harus mencari rumput yang jaraknya puluhan kilometer dari rumahnya. Bahkan jika dihitung tidak sesuai lagi dengan nilai ekonomi yang dikeluarkan oleh peternak, hal ini sangat terlihat disaat musim kemarau peternak sangat kesulitan untuk mencari rumput karena tidak memiliki alternatif lain sebagai pakan ternaknya.

Bermula dari kejadian ini, Sukirman (50) warga Desa Pelakar Jaya, Kecamatan Pamenang kabupaten Merangin, Jambi mencoba secara mandiri menciptakan inovasi dengan membuat pakan ternak dengan bahan baku daun kelapa sawit.

Ide cemerlangnya ini pun membuahkan hasil dirinya tak perlu lagi mencari pakan ternak jauh-jauh lagi karena bahan bakunya banyak di sekitar rumahnya.

"Ya, itu saya awali dari pengalaman saya saat mencari rumput disaat musim kemarau. Dari pagi saya mencari rumput pulang ke rumah hingga malam hari untuk memberi makan 10 ekor sapi saya. Namanya ternak, ya kerjanya cuma makan saja sehingga saya harus memberikan pakan yang lebih dari cukup," terang Sukirman.

Sukirman pun mencoba inovasinya tersebut dengan belajar secara otodidak. "Saya belajar sendiri, pertama-tama saya coba daun sawit saja saya hancurkan dan langsung saya berikan ke ternak sapi saya, namun ternyata ternak saya kurang lahap makannya. Kemudian saya coba lagi tambah campuran dimana setelah daun kelapa sawit dihancurkan kemudian dicampur dedak dan garam, dengan cara ini ternyata ternak saya tambah sedikit lahap," terangnya.

"Saya pun belum puas, kemudian saya fermentasi dimana campuran tadi saya siram air dan kemudian difermentasi didalam drum selama sekitar lima hari dan hasilnya ternak sapi saya sangat lahap memakannya," tambahnya.

Selain menekan biaya ternak, Sukirman pun memanfaatkan semuanya hasil ternak tersebut menjadi pupuk yang dimanfaatkan untuk kebun sawit dan pertanian buah naganya.

"Kotoran sapi saya manpaatin untuk pupuk kelapa sawit dan pertanian buah naga, Alhamdulilah saat ini saya tidak lagi membeli pupuk. Dan omzet yang saya dapat cukup menggiurkan setelah saya bisa menekan biaya pakan ternak ini," pungkasnya.

Sayangnya, hingga saat ini inovasi yang dicetuskan oleh Sukirman belum diakomodir oleh pemerintah, sehingga belum dicontoh oleh peternak lainnya di kabupaten Merangin.

(nag)
wa-channel
Follow
Berita Terkait
Dinas LHK Jaktim Kenalkan...
Dinas LHK Jaktim Kenalkan Anak dengan Urban Farming Sejak Dini
Kreativitas Warga Papanggo,...
Kreativitas Warga Papanggo, Ubah Lahan Terlantar Jadi Pertanian Produktif
Sekolah Pertanian Berbasis...
Sekolah Pertanian Berbasis Digital Dibangun Pemerintah Tahun Depan
Sarasehan Pertanian...
Sarasehan 'Pertanian Berkelanjutan dan Adopsi Teknologi Modern'
Kelurahan Sunter Agung...
Kelurahan Sunter Agung Kembangkan Sistem Pertanian Perkotaan Rumah Kaca
Dinas Pertanian Sleman...
Dinas Pertanian Sleman Diminta Edukasi Petani Milenial untuk Tingkatkan Produksi
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
2 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
6 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
6 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
6 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
8 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
10 jam yang lalu
Terpopuler
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved