Perda Desa Wisata Dibutuhkan untuk Meningkatkan Perekonomian

Selasa, 01 Mei 2018 - 03:43 WIB
Perda Desa Wisata Dibutuhkan...
Perda Desa Wisata Dibutuhkan untuk Meningkatkan Perekonomian
A A A
SEMARANG - Anggota Komisi B DPRD Jateng, Didik Hardiana Prasetya menyatakan bahwa peraturan daerah (Perda) Desa Wisata sangat dibutuhkan, agar bisa merangsang kesadaran masyarakat desa wisata guna mengembangkan potensi desanya. Dengan begitu, perekonomian masyarakat desa bisa meningkat.

“Saat ini, Raperda tentang desa wisata terus digodok DPRD Jateng. Saya berharap nantinya, dengan perda desa wisata bisa menjadi pembenahan aspek wisata di lapangan. Karena rohnya perda bisa melindungi masyarakat, sehingga mereka tak lagi sebagai penonton," tukas Didik Hardiana Prasetya saat berbicara dalam Diskusi Prime Topic yang digelar MNC Trijaya FM Semarang bertemakan Pengembangan Desa Wisata, di Hotel Pandanaran, Semarang, Jawa Tengah, Senin (30/4/2018).

Namun demikian, dia mengatakan, untuk bentuk perlindungannya akan diatur lagi. Pasalnya, dari kurang lebih 400 desa wisata di Jawa Tengah, sebanyak 288 desa wisata adalah berupa hutan dan merupakan milik Perhutani dan sisanya berupa pantai dan gunung.

"Hal itu artinya, antara dinas terkait, Pemkab/Pemkot, dan Perhutani harus duduk bersama untuk membahas persoalan pengelolaan desa wisata. Karena bukan hutan yang akan diambil, namun justru melestarikan hutan itu sendiri sebagai destinasi wisata," tandasnya. Sehingga dengan pengelolaan tersebut, pihaknya berharap masyarakat desa wisata bisa menikmatinya.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Disporapar Provinsi Jawa Tengah, Prambudi Prajutrisno mengutarakan, pengembangan desa wisata sudah lama direncanakan, namun belum bisa terealisasi karena anggaran yang belum turun. Namun, beberapa obyek wisata seperti Candi Borobudur bisa menjadi percontohan desa wisata. Karena tak hanya obyek wisata yang ramai, desa di sekitar Candi Borobudur juga merasakan dampak ekonomi.

"Saya kira sudah saatnya pariwisata Jateng maju karena potensi wisata cukup banyak yang belum digarap dengan maksimal. Untuk itu, pemerintah terus melakukan berbagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat desa dengan membuat desa wisata," ujar Prambudi.

Menurutnya, masyarakat desa wisata akan diberdayakan sesuai dengan potensi yang ada dan program ini tentunya membutuhkan dukungan penuh dari warga. Pertama yang harus dilakukan untuk membuat desa wisata adalah membuat Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Sementara, Dosen FEB UKSW Salatiga, Eko Seno Matruti berharap dalam pengelolaan desa wisata tidak melakukan modernisasi di dalam desa wisata itu sendiri. Dia menilai, masyarakat di desa wisata akan mengangkat potensi lokal yang semakin ditinggalkan di tengah era modernisasi saat ini.

"Jadi dalam pengembangan desa wisata nantinya jangan ada pasar modern hingga penginapan modern,” tegas Eko. Karena menurutnya, dengan mengembangkan potensi lokal di desa wisata akan menjadi daya tarik tersendiri. "Karena hal tersebut akan memberi kesan tersendiri bagi para pengunjung di desa wisata," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Pariwisata DIY Berbenah...
Pariwisata DIY Berbenah Menyambut
Mendorong Wisata Berkelanjutan...
Mendorong Wisata Berkelanjutan dari Desa Wisata Terbaik di Dunia
Kemenparekraf Dahulukan...
Kemenparekraf Dahulukan Wisata Alam Dibandingkan Wisata Kota
Melepas Penat, Desa...
Melepas Penat, Desa Wisata Jadi Primadona Selama Pandemi
Minat Wisata Petualangan...
Minat Wisata Petualangan dan Alam Terbuka Meningkat
Potensi Perjalanan Domestik...
Potensi Perjalanan Domestik Bertumbuh, Akses ke Tempat Wisata Kian Mudah
Berita Terkini
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
13 menit yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
19 menit yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
39 menit yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
1 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
2 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
2 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved