Kopi Liberika Tungkal Komposit, Si Hitam dari Tanah Gambut

Senin, 30 April 2018 - 16:59 WIB
Kopi Liberika Tungkal...
Kopi Liberika Tungkal Komposit, Si Hitam dari Tanah Gambut
A A A
BANJAR - Lahan Gambut selain bisa ditanami sejumlah tanaman, ternyata dapat juga cocok untuk budidaya kopi. Kopi Liberika Tungkal Komposit merupakan salah satu tanaman yang berasal dari tanah gambut di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Betara, Jambi.

Sulaiman (26) petani kopi Lerika asal Desa Mekar Jaya, Jambi itu menuturkan, tumbuhan yang ukuran daun, cabang, bunga, buah dan pohon lebih besar dibandingkan kopi Arabika dan Robusta. "Kopi ini hidup di dataran rendah gambut dengan ketinggian 0-5 meter di atas permukaan laut," ujar Sulaiman di Kiram Park, Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (30/4/2018).

Pria yang juga sebagai barista kopi Liberika itu menambahkan, tanaman tersebut dibawa pertama kali oleh Sayuti tokoh masyarakat adat setempat sejak tahun 1940-an. Sulaiman menuturkan, sebelumnya tanah gambut di sekitar tempat tinggalnya tidak pernah terawat.

Setelah memdapatkan pembinaan dari Badan Restorasi Gambut (BRG), dia dan remaja seusianya beralih menjadi petani kopi Liberika dari tanah gambut. "Akhirnya muncul kesadaran dari lahan gambut, kita menghasilkan tanaman yang produktif dan bisa dikonsumsi manusia," lanjutnya.

Soal rasa, kata Sulaiman, kopi liberika boleh diadu dengan arabika dan kopi lainnya. Bermodal ilmu mengolah Liberika dia pun memutuskan untuk membuka kedai kopi bersama anak muda sekitar Desa Mekar Jaya.

Selain bersyukur bisa mengolah tanaman di lahan gambut, Sulaiman bercita-cita membuat kawasan agrowisata Kopi Liberika. Dia berharap gambut bisa dilestarikan, dan kopi liberika bisa lebih dikenal luas masyarakat.

"Soal rasa, rasanya lebih biter seperti rasa karet. Sudah ada kedai kopi namanya Gerai Meja yang dibentuk tahun lalu. Komunitas Gerai Meja ada empat orang. Kami sedang merancang wisata agro Liberika. Wisatanya berkeliling kebun liberika melihat proses pasca panen kopi. Mulai hulu hingga ke hilir," tuturnya.

Dalam kesempatan Jambore Masyarakat Gambut 2018, Sulaiman ikut berjualan produk kopi liberika yang berasal dari Jambi. "Senang ya adanya acara ini kita bisa tukar pendapat soal pengelolaan gambut. Melihat potensi gambut secara ekonomis dan bagaimana memajukan masyarakat sekitar," tutupnya.
(wib)
Berita Terkait
Pengelolaan Lahan Gambut,...
Pengelolaan Lahan Gambut, Demi Kedaulatan Petani Kecil dan Ketahanan Pangan di Masa Depan
BRG Minta Kades Jaga...
BRG Minta Kades Jaga Infrastruktur Pembasahan Gambut
Terungkap! Lahan Gambut...
Terungkap! Lahan Gambut RI Terbentuk Sejak 26 Ribu Tahun Silam
Lahan Gambut Butuh Manajemen...
Lahan Gambut Butuh Manajemen Konservasi
Pulihkan Lahan, BRG...
Pulihkan Lahan, BRG Gelar Pelatihan Sekolah Lapang Tanpa Bakar di Pesantren
Pengamat Puji Strategi...
Pengamat Puji Strategi Kementan Manfaatkan Lahan Gambut untuk Pertanian
Berita Terkini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
22 menit yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
1 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
1 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
2 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
2 jam yang lalu
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved