Aktivis: Kampanye Hitam Tak Berpengaruh, Malah Bikin Pemilih Sebal

Sabtu, 28 April 2018 - 11:28 WIB
Aktivis: Kampanye Hitam...
Aktivis: Kampanye Hitam Tak Berpengaruh, Malah Bikin Pemilih Sebal
A A A
PALEMBANG - Hari-hari menjelang pemungutan suara, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel) mulai diwarnai maraknya kampanye hitam, fitnah, penggalangan kebencian dan perendahan harkat martabat kemanusiaan para kontestan.

Yang menarik, saat peraturan perundang-undangan begitu ketat melarang kampanye hitam, berita bohong, hoaks, fitnah dan rekayasa isu, justru ada orang perorang yang berusaha tampil untuk menjadi torpedo menyerang pribadi calon. Hal itu tentu membuat suasana pilkada yang seharusnya demokratis menjadi tercela.

Adalah pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya korban kampanye hitam terbanyak. Selebaran fitnah terlihat dibagikan ke rumah-rumah penduduk dan secara sengaja dimaksudkan untuk menggalang kebencian serta merendahkan martabatnya.

Deru difitnah bertindak asusila. Isu lama yang "direproduksi" untuk menjatuhkannya. Hal sama juga menimpa Mawardi Yahya, bahkan dalam kasus Mawardi, ada perempuan yang dimunculkan ke publik seolah menuntut tanggung jawab atas tindak asusilanya.

Apakah dua peristiwa itu akan terjadi jika tak ada pilkada? Apakah dua peristiwa itu akan terjasi jika pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya tidak dominan dan jadi pasangan underdog?
Pertanyaan ini seharusnya menjadi konsen penyelenggara pilkada dan Penegak Hukum Terpandu (Gakumdu). Badan Pengwas Pemilu (Bawaslu) dinilai seharusnya turun tangan dan mengamati secara serius gerakan-gerakan kampanye hitam seperti itu, karena akan membuat Pilkada Sumsel tercela.

Aktivis pro demokrasi Husnul Khotimah menyesalkan kurang gregetnya penyelenggara Pilgub Sumsel. Husnul yang juga ketua Kelompok Diskusi Demokrasi Digital Sumsel menyampaikan, seharusnya KPU, Bawaslu dan kepolisian ikut memantau arus informasi dan perdebatan di media sosial. Misalnya langsung memproses saat mengetahui ada situs atau link berita hoaks yang muncul dan menyerang pribadi calon.

“Itu kerja mudah sekali, asal mau,” ujarnya kepada wartawan saat diskusi bertajuk Quo Vadis Pilkada Sumsel 2018, di Kota Palembang, Sumsel, Jumat 28 April 2018 malam.

Husnul menjelaskan, kasus penghinaan dan perendahan martabat paslon kerap terjadi di Sumsel. Di Pilkada 2013, Alex Noerdin diisukan selingkuh dan link-link berita hoaks tersebut juga masih ditemukan di dunia maya. Husnul menyesalkan hal demikian masih berulang pada Pilkada 2018. Padahal pemilih sekarang justru lebih cerdas dan kritis.

“Jika kita amati tanggapan publik atas situs-situs yang menuliskan kampanye hitam tersebut, tanggapan publik justru sebaliknya. Mereka memandang hal tersebut sebagai isu murahan dan pengecut. Kalau mau menang, adu program saja. Jangan menyerang pribadi, begitu kira-kira kesimpulan tanggapan mereka. Intinya black campaign itu tidak ada pengaruhnya, pemilih justru sebal dengan hal demikian,” tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Maju di Pilkada Palembang...
Maju di Pilkada Palembang 2024, M Hidayat Ajak Perindo Membangun Kota Palembang
Pempek Dinobatkan sebagai...
Pempek Dinobatkan sebagai Makanan Seafood Terenak Ke-4 Dunia
Maju Pilkada 2024, Ketua...
Maju Pilkada 2024, Ketua Golkar Palembang Sambangi Perindo
Potret Rekapitulasi...
Potret Rekapitulasi Penghitungan Suara Tingkat Kecamatan Pilkada Serentak di Palembang
Pilkada Palembang, Pasangan...
Pilkada Palembang, Pasangan yang Diusung Partai Perindo Fitrianti-Nandriani Dapat Nomor 1
Tampil Nyentrik Naik...
Tampil Nyentrik Naik Kuda, Duo Srikandi Fitri-Nandri Daftar ke KPU Palembang
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
33 menit yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
2 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
2 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
2 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
2 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved