Ratusan Awak Angkutan Umum di Kabupaten Semarang Mogok

Jum'at, 27 April 2018 - 16:03 WIB
Ratusan Awak Angkutan...
Ratusan Awak Angkutan Umum di Kabupaten Semarang Mogok
A A A
SEMARANG - Ratusan awak angkutan umum jurusan Ambarawa-Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, mogok dan memarkirkan kendaraannya di Terminal Bawen, Jumat (27/4/2018). Mereka mogok untuk memprotes angkutan pelat hitam yang beroperasional di jalur trayek Ambarawa-Ungaran.

Seorang sopir angkutan Ambarawa-Ungaran, Mujiono (56) menuturkan, operasional angkutan umum pelat hitam di jalur trayek Ambarawa-Ungaran merugikan awak angkutan umum dan melanggar aturan.

"Ini harus ditertibkan. Dishub (Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang) harus menindak tegas dan menghentikan operasional angkutan pelat hitam agar tidak ada yang melanggar aturan mengenai usaha transportasi dan tidak ada pihak yang dirugikan," katanya.

Dia menuturkan, semenjak angkutan plat hitam beroperasional di jalur trayek angkutan umum, khususnya Ambarawa - Ungaran, pendapatan awak angkutan umum trayek tersebut menurun drastis. Akibatnya, pendapatan tidak dapat menutup biaya operasional dan kru tidak dapat penghasilan.

"Jangankan untuk setoran, untuk membeli solar saja kadang tidak cukup. Pendapatan turun karena banyak penumpang yang naik angkutan pelat hitam," tuturnya.

Sopir lain, Agus (36) mengatakan, sebelumnya angkutan pelat hitam hanya beroperasional di jalur pedesaan hingga jalan jalan raya. Kemudian penumpang yang hendak menuju Ungaran atau Ambarawa melanjutkan perjalanannya dengan menaiki angkutan umum.

Namun sejak beberapa pekan lalu, banyak angkutan pelat hitam yang beroperasional hingga Ambarawa dan Ungaran. Akibatnya, penumpang angkutan umum sepi dan pendapatan kru berkurang.

"Kondisi ini (sepi penumpang) sejak beberapa pekan lalu. Ini terjadi karena angkutan pelat hitam yang beroperasional bertambah banyak," ujarnya.

Dia mengatakan, operasional angkutan pelat hitam memang dibutuhkan masyarakat pedesaan yang tidak terjangkau trayek angkutan umum. Namun, operasionalnya jangan menyerebot trayek angkutan umum.
(wib)
Berita Terkait
Selamat, Jakarta Terpilih...
Selamat, Jakarta Terpilih sebagai Kota Transportasi Terbaik di Dunia
Kepala UPAS Beberkan...
Kepala UPAS Beberkan Manfaat Menggunakan Transportasi Publik Semenjak Dini
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Kendaraan Tanpa Pengemudi...
Kendaraan Tanpa Pengemudi Jadi Kebutuhan Transportasi Masa Depan
Seaplane: Solusi Mengatasi...
Seaplane: Solusi Mengatasi Keterbatasan Transportasi Darat dan Laut di Indonesia
Pembangunan Perumahan...
Pembangunan Perumahan di RI Disebut Tak Sinkron dengan Layanan Transportasi
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
5 jam yang lalu
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
5 jam yang lalu
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
5 jam yang lalu
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
6 jam yang lalu
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
6 jam yang lalu
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
6 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved