Setelah Jalani Kemoterapi di RS Borromeus, Abu Bakar Hindari Wartawan

Rabu, 11 April 2018 - 22:32 WIB
Setelah Jalani Kemoterapi...
Setelah Jalani Kemoterapi di RS Borromeus, Abu Bakar Hindari Wartawan
A A A
BANDUNG - Bupati Bandung Barat Abu Bakar menghindari kerumunan wartawan seusai menjalani kemoterapi di Rumah Sakit (RS) Santo Borromeus Bandung, Jalan Ir H Juanda, Kota Bandung, Rabu (11/4/2018). Tak ada satu pun pernyataan yang keluar dari mulut Bupati terkait kabar penangkapan dirinya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Diketahui, Ketua DPC PDIP Kabupaten Bandung Barat itu disebut-sebut menjadi salah satu dari tujuh orang yang diamankan KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT), Selasa (10/4/2018). Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, Tim KPK seharusnya mengamankan Abu Bakar dalam OTT tersebut. Namun, atas dasar kemanusiaan, penangkapan urung dilakukan karena Abu bakar akan menjalani kemoterapi.

Berdasarkan pantauan Koran SINDO, suami dari calon bupati Kabupaten Bandung Barat Erlin Suharliah itu telah menjalani kemoterapi di RS Santo Borromeus sejak menjelang siang. Puluhan wartawan pun setia menunggu proses kemoterapi Abu Bakar di Gedung Yosep Lantai 4 RS tersebut. Abu Bakar akhirnya keluar dari ruang Stroke Unit Intermediate Care RS Borromeus pukul 17.35 WIB.

Namun, dengan tergesa-gesa, Abu Bakar yang mengenakan kursi roda dan dikawal sejumlah pria langsung memasuki lift khusus. Pihak keamanan RS sempat menghalau wartawan saat Abu Bakar melewati pintu keluar tempat dirinya menjalani kemoterapi tersebut.

Bahkan, sejumlah pria yang mengenakkan baju batik juga menghalangi wartawan untuk mengambil gambar. Meski sempat dimintai komentarnya oleh sejumlah wartawan, namun tak ada satu patah kata pun yang keluar dari mulut Abu Bakar.

Setelah memasuki lift, puluhan wartawan kehilangan jejak Abu Bakar dan sejumlah orang yang mengawalnya. Sebuah mobil patroli polisi tampak berjaga di pintu keluar RS. Namun, tak jelas pula kendaraan yang digunakan Abu Bakar dan sejumlah pria yang mengawalnya itu saat meninggalkan RS.
(wib)
Berita Terkait
Mark Up Tanah Sekolahan,...
Mark Up Tanah Sekolahan, Mantan Pejabat Ngawi Dijebloskan ke Tahanan
Persidangan Korupsi...
Persidangan Korupsi Terbesar dalam 4 Dekade di Singapura Segera Digelar
Empat Pemimpin Negara...
Empat Pemimpin Negara yang Paling Korupsi di Dunia
9 Kasus Korupsi Besar...
9 Kasus Korupsi Besar di Singapura, Nomor 4 Uangnya Digunakan Bermain Judi
Oknum Pejabat Arogan,...
Oknum Pejabat Arogan, Jaga Emosi di Ruang Publik
Petani Jawa Barat Dukung...
Petani Jawa Barat Dukung KPK Usut Kasus Dugaan Korupsi di Kementan
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
7 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
9 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
10 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
11 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
11 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
11 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved