Polisi Tembak Mati Perampok Taksi Online di Tol Tangerang-Merak

Selasa, 03 April 2018 - 22:05 WIB
Polisi Tembak Mati Perampok...
Polisi Tembak Mati Perampok Taksi Online di Tol Tangerang-Merak
A A A
TANGERANG - Petugas Polres Tangerang menangkap komplotan perampok mobil taksi online yang berpura-pura sebagia penumpang. Satu dari tujuh pelaku tewas ditembak polisi lantaran melawan petugas.

Tersangka yang tewas yakni, YK (29), sedangkan enam lainnya berinisial SY (32), NPP (41), IS (45), NP (32), AN (30) dan RR (53). Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, korban dari perampokan ialah Teddy Rianto Liman (69) driver taksi online.

Perampokan bermula saat korban menerima order penumpang dari YK dan SY pada Sabtu, 24 Maret 2018 malam. Tidak menaruh curiga, korban menjemput keduanya di Jalan Hadiah, Jelambar, Wijaya Kusuma.

Tetapi setelah masuk mobil, YK dan SY membatalkan orderannya. Selanjutnya kedua pelaku meminta diantar ke Cilegon dengan bayran Rp450.000. Korban pun akhirnya mengantar para pelaku, YK duduk di samping kemudi dam SY duduk di belakang.

Setibanya di Tol Tangerang-Merak Km 44/400, YK dan SY meminta korban menghentikan mobilnya. Sesaat kemudian, SY menodongkan sebilah pisau ke leher korban. Menurut Sabilul, korban sempat melakukan perlawanan dengan memegang sebilah pisau, hingga melukai jempol tangannya.

Melihat korbannya melawan, YK yang duduk di samping kemudi mengancam akan membunuhnya. Dia lalu mengikat kedua tangan korban dengan lakban. "YK juga menutup mata korban dan menyumpal mulut korban dengan lakban hitam. Korban lalu dipindahkan ke kursi belakang dan dibawa berputar dan dibuang Km 87," ujar Sabilul kepada wartawan Selasa (3/4/2018).

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Wiwin Setiawan menambahkan, setelah laporan itu pihaknya langsung melakukan penyelidikan, dan berhasil mendeteksi keberadaan para pelaku.
Pada 30 Maret 2018, petugas menangkap NPP di Gisting, Tanggamus, Lampung yang berperan sebagai perantara penjual mobil hasil kejahatan tersebut.

Dari keterangan NPP, petugas akhirnya melakukan pengembangan dan menangkap pelaku lainnya yang berinisial IS tidak jauh dari tempat NPP ditangkap. "IS berperan menjual mobil dan membongkar alat GPS yang terpasang di mobil. Tidak berselang lama, polisi kembali meringkus tersangka lainnya, yakni NP dan AN," ujarnya.

Wiwin menerangkan, NP berperan sebagai pemberi uang Rp500.000 untuk memesan Grab. Sedangkan AN, bersama-sama dengan NP mengantarkan YK dan SY ke daerah Jelambar, Jakarta Barat.

Saat akan ditangkap, NP dan AN sempat melakukan perlawanan. Petugas akhirnya melakukan tindakan tegas melumpuhkan tersangka di bagian kakinya. Tidak berhenti di situ, polisi melakukan pengembangan dari keterangan para tersangka lain. Jelang subuh, satu orang tersangka lainnya yang bernisial RR, akhirnya diciduk di Tanggamus.

RR berperan sebagai penadah mobil rampokan dan membelinya seharga Rp15 juta. Wiwin melanjutkan, 1 April 2018, petugas akhirnya menciduk YK dan SY di Margo Mulyo, Desa Ogan Jaya, Kecamatan Sungkai Utara, Kabupaten Lampung Utara.

Saat akan dibekuk, YK dan SY melawan dan mencoba melukai petugas. "Karena sudah membahayakan, petugas akhirnya menembak YK dan SY hingga menyebabkan YK meninggal dunia, dan SY menderita luka tembak di kaki," tegasnya.

Dari tangan para tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti satu unit mobil Suzuki B 2925 KT, dua unit HP, dan STNK mobil milik korban.
(whb)
Berita Terkait
Ini Tampang 3 Perampok...
Ini Tampang 3 Perampok Bersenpi di Cilacap saat Dihadirkan di Polda Jateng
Begini Tampang Perampok...
Begini Tampang Perampok Toko Gadai di Jagakarsa yang Apes Dikepung Warga
Polisi Bekuk Komplotan...
Polisi Bekuk Komplotan Perampok Toko Emas Bersenjata Api di Blora
Perampok Gasak Gerai...
Perampok Gasak Gerai Piaget Paris, Perhiasan Ratusan Miliar Raib
Polisi Gelar Reka Ulang...
Polisi Gelar Reka Ulang Aksi Perampokan Setengah Miliar di Semarang
Peluru Serse Polsek...
Peluru Serse Polsek Belawan Jebol Kaki Perampok Eks Mantan Napi Asimilasi
Berita Terkini
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
16 menit yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
29 menit yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
2 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
2 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
3 jam yang lalu
Ini Motif Pelaku Kirim...
Ini Motif Pelaku Kirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
4 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved