SBY Ajak AHY Lawatan ke Sejumlah Petilasan Kerajaan Majapahit

Senin, 02 April 2018 - 17:12 WIB
SBY Ajak AHY Lawatan...
SBY Ajak AHY Lawatan ke Sejumlah Petilasan Kerajaan Majapahit
A A A
MOJOKERTO - Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memulai mengenalkan langsung putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke masyarakat. SBY mengajak AHY dan anggota keluarga lainnya lawatan ke Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (2/4/2018).

Selain melakukan pertemuan dengan warga, SBY yang didampingi dengan Any Yudhoyono dan Edhi Baskoro Yudhoyono (Ibas) juga melakukan ziarah ke makam-makam Raja Majapahit. Memulai lawatannya, SBY dan rombongan mendatangi Museum Majapahit dan Pendopo Agung di Trowulan.

Setelah itu, SBY berziarah ke petilasan Kencono Wungu di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan. Tak hanya itu, safari ziarah yang secara tertutup dan khusus diikuti anggota keluarganya itu juga dilakukan di Petilasan Tribuana Tungga Dewi dan Hayam Wuruk di Desa Klinterejo, Kecamatan Sooko.

Mengakhiri lawatannya berziarah di petilasan tokoh-tokoh Kerajaan Majapahit ini, SBY dan rombongan mendatangi Situs Siti Inggil yang merupakan petilasan Raja Majapahit Raden Wijaya. Tak hanya melakukan ziarah dan mengunjungo situs-situs peninggalan Kerajaan Majapahit saja, rombongan juga sempat bertatap muka dengan warga di Situs Siti Inggil, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan.

Bahkan, SBY dan keluarganya berkesempatan makan nasi bungkus dengan sekitar 250 warga. SBY mengatakan, kedatangannya bersama keluarga ke Trowulan untuk melakukan napak tilas sekaligus berziarah ke tokoh-tokoh pemimpin Kerajaan Majapahit. Karena menurutnya, tak semua anggota keluarganya pernah bertandang ke situs-situs penting tersebut.

”Kita mengenalkan. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati sejarah, leluhur beserta pemimpin-pemimpinnya. Majapahit merupakan cikal bakal berdirinya Indonesia,” kata SBY.

Presiden RI ke-6 ini juga mengingatkan seluruh pemimpin di semua level untuk berpolitik yang baik dengan menjaga kerukunan dan persatuan. Dengan begitu, kata dia, jika mereka berkuasa, maka akan ada pertolongan dalam setiap tugasnya. ”Pemimpin yang baik, dipilih yang baik. Dan cara berpolitik seperti itulah yang selama ini kami lakukan,” ujarnya.

Sementara AHY menegaskan, Partai Demokrat telah melakukan berbagai langkah untuk menghadapi pemilihan presiden (pilpres) 2019. Salah satunya untuk melangkah membangun koalisi. Karena menurutnya, syarat presidential threshold (PT) sebanyak 30% memaksa Partai Demokrat untuk membangun koalisi. ”Partai Demokrat hanya punya 10% koma. Membangun koalisi adalah keniscyaan,” terangnya.
(wib)
Berita Terkait
Ini Dia 100 Tokoh Koperasi...
Ini Dia 100 Tokoh Koperasi Berpengaruh di Indonesia
Doa Bersama Mengenang...
Doa Bersama Mengenang Tokoh Pers Nasional Atmakusumah Asraatmadja
Top! Presiden Jokowi...
Top! Presiden Jokowi Terima Anugerah Perdamaian Internasional
Mantan Menteri Penerangan...
Mantan Menteri Penerangan Harmoko Meninggal Dunia
Istri Gubernur Sulawesi...
Istri Gubernur Sulawesi Tenggara Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Tokoh Buruh Indonesia...
Tokoh Buruh Indonesia Muchtar Pakpahan Dikabarkan Meninggal Dunia
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
3 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
5 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
5 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
5 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
7 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
8 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved