Bangun LRT Cawang-Dukuh Atas, Dishub Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Jum'at, 30 Maret 2018 - 20:58 WIB
Bangun LRT Cawang-Dukuh...
Bangun LRT Cawang-Dukuh Atas, Dishub Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
A A A
JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bakal melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di sepanjang proyek Light Rail Transit (LRT) Cawang-Dukuh Atas. Rekayasa itu untuk mengurangi kemacetan di Simpang Pancoran.

Kepala Dishub DKI Jakarta Andri Yansyah meminta, masyarakat menggunakan jalur alternatif untuk mengurangi kemacetan di jalur proyek LRT itu.

"Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk [etugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," kata Andri dalam keterangan tertulis, Jumat (30/3/2018).

Andri mengatakan, pekerja pembangunan LRT Cawang-Dukuh Atas memasuki tahap konstruksi pada segmen yang sejajar dengan Flyover Pancoran sisi Selatan di Jalan MT Haryono.

"Rekayasa di Sisi Barat Simpang Pancoran akan dimulai pada 10 April hingga 30 Juli 2018," ujarnya.

Sedangkan pada sisi Timur Simpang Pancoran Jalan Pancoran Timur 2 bakal dilakukan rekayasa lalu lintas mulai 2 April hingga 30 Juli 2018.

Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Simpang Pancoran, lalu lintas dari Cawang yang akan menuju Kalibata atau Pasar Minggu dapat menggunakan jalan alternatif. Berikut jalan alternatof yang bisa dilalui.

Melalui Jalan Dewi sartika-Jalan Kalibata-Jalan pasar Minggu-dan seterusnya. Kemudian, Jalan pancoran Timur 2-Jalan Pancoran Timur Raya-Jalan Kalibata-Jalan Pasar Minggu-an seterusnya.

Sedangkan yang akan menuju Tebet dapat menggunakan Jalan Otto Iskandardinata-Jalan KH Abdullah Syafei-dan seterusnya.

Dia mengatakan, pembangunan itu merupakan tanggu jawab PT Adhi Karya. "PT Adhi Karya selaku pelaksanaan pembangunan LRT Cawang-Dukuh Atas bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan (motorized dan unmotorized) di lokasi pelaksanaan pembangunan," tuturnya.
(mhd)
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Lanjutkan Proyek LRT Jakarta Fase 2A
ADHI Torehkan Prestasi...
ADHI Torehkan Prestasi Baru, Terapkan U-Shaped Girder Pertama dan Terpanjang di Indonesia
KAI Pastikan Tak Ada...
KAI Pastikan Tak Ada Lagi Pembengkakan Biaya Proyek LRT Jabodebek
LRT Jabodebek akan Launching...
LRT Jabodebek akan Launching pada Tanggal 12 Juli 2023
Hampir Rampung, Begini...
Hampir Rampung, Begini Penampakan Stasiun LRT Rasuna Said yang Terintegrasi dengan TransJakarta
LRT Jabodebek Batal...
LRT Jabodebek Batal Gratiskan Tarif Selama Periode Soft Launching
Berita Terkini
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
14 menit yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
2 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
2 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
3 jam yang lalu
Ini Motif Pelaku Kirim...
Ini Motif Pelaku Kirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
3 jam yang lalu
Bus Sekolah Gratis Disabilitas...
Bus Sekolah Gratis Disabilitas Pemkot Tangsel Dapat Sambutan Positif dari Orang Tua
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved