Tangerang Selatan, Kota Satelit Buruan Kaum Urban

Senin, 26 Maret 2018 - 11:00 WIB
Tangerang Selatan, Kota...
Tangerang Selatan, Kota Satelit Buruan Kaum Urban
A A A
TANGERANG Selatan (Tangsel) dalam dua dekade ini menjelma kota maju di dekat Ibu Kota DKI Jakarta. Menggeliat lewat pembangunan perumahan elite di kawasan Serpong dan Bintaro. Kelas menengah ke bawah banyak menghuni perumahan di kawasan Ciputat. Hunian-hunian itu disokong fasilitas publik yang lengkap dan berskala internasional, seperti sekolah, pusat perbelanjaan, dan rumah sakit.

Untuk mendorong pembangunan perumahan, Pemkot Tangsel memberikan kemudahan perizinan kepada para pengembang. Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, pihaknya telah memotong rantai birokrasi dalam pengurusan izin pembangunan suatu perumahan. Salah satunya, menghilangkan izin gangguan (hinder ordonantie). Tak melulu berpihak pada pengembang kakap, Pemkot juga mendorong pembangunan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Di tengah semakin sempitnya lahan, para pengembang tetap variatif dalam membangun perumahan, baik yang vertikal maupun tapak. Hunian vertikal pun tak hanya apartemen mahal yang lebih dulu melekat di Tangsel, tetapi ada yang bersubsidi. Pertengahan tahun lalu, Presiden Joko Widodo telah meresmikan pembangunan 6.000 unit rumah susun untuk MBR. Dari harga Rp293 juta per unit, pengembang hanya meminta down payment sebesar satu persen. "Punya rumah sendiri bukanlah sekadar mimpi bagi para pekerja dan buruh," ujar mantan Wali Kota Solo itu.

Airin mengatakan, semua jenis hunian itu harus selaras dengan konsep smart city yang diusung oleh Kota Tangsel. "Dapat menjadi alternatif (hunian) bagi masyarakat Tangsel dan luar wilayah," ujarnya. Menggeliatnya pembangunan perumahan berdampak pada ledakan penduduk yang lumayan besar. Pada 2011, penduduk Tangsel 1,2 juta jiwa, kini bertambah 300 ribu jiwa.

Pemkot Tangsel menyadari ledakan jumlah hunian dan penduduk itu harus diiringi dengan peningkatan kualitas sarana pendukung. Sekretaris Dinas Tata Kota, Bangunan, dan Pemukiman Tangsel Mukkodas Syuhada mengatakan, pihaknya akan menggandeng komunitas-komunitas yang ada untuk memoles sembilan situ dan lima sungai. Daerah aliran sungai dan lahan tidur akan disulap menjadi pusat kegiatan masyarakat dan ekonomi kreatif.

Lalu apa upaya Pemkot Tangsel mengantisipasi resapan air yang terus tergerus seiring tumbuhnya kawasan perumahan di wilayahnya? Simak laporan selengkapnya dalam Edisi Khusus Government Award Majalah SINDO Weekly No 04-07 Tahun 2018 yang terbit Senin (26/3/2018) hari ini.
(amm)
Berita Terkait
MSI: Mayoritas Warga...
MSI: Mayoritas Warga Tangsel Nyatakan Tangsel Lebih Maju Dibanding Daerah Lain di Indonesia
Bertamasya di Pelataran...
Bertamasya di Pelataran Balaikota Tangerang Selatan
Apa Perbedaan Tangerang...
Apa Perbedaan Tangerang dan Tangerang Selatan? Berikut Penjelasannya
Kebocoran Gas 12 Kg...
Kebocoran Gas 12 Kg Hancurkan 20 Rumah di Tangsel
Tangerang Selatan Perpanjang...
Tangerang Selatan Perpanjang Kembali PSBB
Kadang Suka Lupa, Apakah...
Kadang Suka Lupa, Apakah Tangerang Masuk Wilayah Jaksel? Begini Penjelasannya
Berita Terkini
Jadi Tersangka, Bos...
Jadi Tersangka, Bos WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin Ditahan
31 menit yang lalu
Polisi Tangkap Sopir...
Polisi Tangkap Sopir Taksi Online yang Mengamuk di Tol JORR, Ini Tampangnya
56 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Bebaskan...
Pemprov Jakarta Bebaskan Denda Pajak Kendaraan selama 3 Bulan, Ini Syaratnya
2 jam yang lalu
Polisi Ringkus Owner...
Polisi Ringkus Owner WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,6 Miliar
3 jam yang lalu
Pemotongan Hewan Kurban...
Pemotongan Hewan Kurban Dharma Jaya Jadi Pilihan Sejumlah Instansi
5 jam yang lalu
Embung Kekinian di Jakarta,...
Embung Kekinian di Jakarta, Bukan Sekadar Tempat Menampung Air Hujan
12 jam yang lalu
Infografis
3 Jenderal TNI Asli...
3 Jenderal TNI Asli Makassar Berkarier Moncer, Harumkan Sulawesi Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved