Ratusan Ribu Kaleng Sarden Mengandung Cacing

Sabtu, 24 Maret 2018 - 15:56 WIB
Ratusan Ribu Kaleng...
Ratusan Ribu Kaleng Sarden Mengandung Cacing
A A A
BATAM - Jajaran Polisi Resor Kota (Polresta) Barelang, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kepri dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, melakukan razia gabungan di tiga importir sarden kaleng yang mengandung cacing di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) Jumat (23/3/2018). Razia itu berhasil mengamankan ratusan ribu kaleng sarden yang terindikasi mengandung cacing.

Razia yang dipimpin Kasatresnarkoba Polresta Barelang, AKP Abdul Rahman ini beranggotan 27 personel. Tim bergerak mendatangi 3 lokasi yang berbeda yakni di PT Mexindo Mitra Perkasa, Batu Ampar, PT Prima Niaga Indomas dan PT Interfood, Batam Center. Dari tiga importir ini, tim mengamankan ratusan ribu kaleng sarden berbagai merk.

Dari lokasi PT Mexindo Mitra Perkasa, Batu Ampar, petugas menemukan 17.544 dus dan 100 kaleng sarden. Jumlah itu terdiri dari 220.534 kaleng sarden merk IO mackerel, 91.203 kaleng sarden merk Nagos mackerel dan 126.287 kaleng sarden merk TSC mackerel.

Di PT Prima Niaga Indomas, petugas mendapati 3.793 dus dan 100 kaleng sarden yang terdiri dari 91.132 kaleng sarden merk Farmerjack mackerel. Sementara itu, di PT Interfood Batam Center, tim menemukan 200.152 kaleng sarden merk Hoki mackerel.

Kepala BPOM Kepri, Yosef Dwi Irwan mengatakan, ratusan ribu kaleng sarden ini sebagian merupakan hasil tarikan para importir dari toko-toko, swalayan dan warung beberapa hari belakangan. Namun, sebagian lainnya merupakan stok di gudang yang tidak diperbolehkan untuk diedarkan.

"Jumlah ini masih akan terus bertambah karena proses penarikan masih berlangsung. Dari surat perintah penarikan yang dikeluarkan BPOM, importir diberikan waktu satu bulan. Tapi kalau bisa, lebih cepat lebih baik," kata Yosef.

Yosef menjelaskan, selain 3 merk yang sudah diperintahkan untuk ditarik, tim juga mengamankan beberapa sarden kaleng merk lain. Hal ini dilakukan bertujuan untuk mengantisipasi hal sama mengingat sarden kaleng tersebut berasal dari luar negeri.

"Kita mengantisipasi hal serupa terutama pada produk-produk impor asal China. Dan terhadap beberapa merk lain ini, kami tengah melakukan sampling," ujarnya.

Dalam hal ini, lanjut Yosef, pihaknya juga tidak ingin merugikan pihak importir. Namun ia juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa ragu agar tidak mengkonsumsi sarden kaleng untuk sementara waktu.

Terhadap ratusan ribu kaleng sarden ini nantinya akan dilakukan tindakan pemusnahan. Namun, pemusnahan akan dilakukan setelah proses penarikan selesai dilakukan.
(rhs)
Berita Terkait
Razia Produk Makanan...
Razia Produk Makanan Berbahaya
5 Makanan Paling Berbahaya...
5 Makanan Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 4 Lebih Beracun dari Sianida
Ini Bagian Tubuh Ular...
Ini Bagian Tubuh Ular yang Bisa Dikonsumsi Manusia
Ratusan Kilogram Makanan...
Ratusan Kilogram Makanan Berpengawet Mayat Dimusnahkan
Rawan Keracunan, Warga...
Rawan Keracunan, Warga Kepri Diimbau Tak Konsumsi Chiki Ngebul
BPOM Tarik Peredaran...
BPOM Tarik Peredaran Es Krim Haagen-Dazs dari Pasaran
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Infografis
RDF Plant Rorotan Mampu...
RDF Plant Rorotan Mampu Hasilkan Ratusan Ton Bahan Bakar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved