Pj Wali Kota Bandung Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Rabu, 21 Maret 2018 - 16:56 WIB
Pj Wali Kota Bandung...
Pj Wali Kota Bandung Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana
A A A
BANDUNG - Pj Wali Kota Bandung M Solihin mengeluarkan status tanggap darurat bencana di Kota Bandung setelah banjir bandang menerjang kawasan Cicaheum, Kelurahan Jatihandap, Kecamatan Mandalajati. Solihin mengatakan, status tanggap bencana darurat akan diberlakukan hingga kondisi yang dirasakan masyarakat aman dan nyaman.

"Kami menetapkan status tanggap darurat bencana. Waktunya tidak ditentukan, hingga masyarakat aman dan nyaman saja," kata Solihin seusai meninjau warga yang terdampak bencana banjir bandang di kawasan Cicaheum, Rabu (21/3/2018).

Dia menyebutkan, bencana banjir bandang yang terjadi ini merupakan yang terbesar. Sedikitnya 500 kepala keluarga menjadi korban dan mengalami kerugian. "Banyak warga yang terdampak. Banjirnya cukup besar. Air dan lumpur datang dari hulu," ujarnya.

Menurut Solihin, Pemerintah Kota Bandung akan tetap siaga untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan. Sebab, wilayah Kota Bandung diprediksi masih akan terjadi hujan.

"Kita sebelumnya tidak memperkirakan bakal terjadi banjir besar seperti ini. Tapi, ini menjadi peringatan sehingga kami akan siaga," katanya.

Dia menilai, bencana banjir bandang yang terjadi di Kelurahan Jatihandap merupakan dampak dari kerusakan lingkungan yang terjadi di wilayah Bandung utara. Diperlukan upaya penanganan bersama agar bencana besar tidak terjadi kembali.

"Kawasan Bandung utara ini terdiri dari empat pemerintahan otonom yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan provinsi. Penanganannya tidak bisa parsial, harus bersama-sama. Ini kesempatan untuk membahas secara bersama. Kepentingannya bukan hanya Kota Bandung, tapi masyarakat secara luas," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispangtan) Kota Bandung Elly Sudiawati mengatakan, telah mendistribusikan bantuan beras premium sebanyak 2,3 ton. Bantuan akan kembali diberikan kepada posko bencana di Kelurahan Jatihandap sebanyak 6 ton beras. "Bantuan beras sudah didistribusikan hari ini sebnyak 2,3 ton. Besok akan ditambah lagi 6 ton," katanya.

Dia menyebutkan, bantuan beras untuk korban banjir ini untuk kebutuhan selama 10 hari ke depan. Bantuan akan terus ditambah jika kebutuhan di lapangan masih dinilai kurang. "Bantuan total sekitar 8 ton itu untuk kebutuhan 10 hari. Tapi, kami akan tambah lagi jika memang diperlukan," ungkapnya.
(wib)
Berita Terkait
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Tiga Orang Dikabarkan...
Tiga Orang Dikabarkan Hilang Terseret Banjir Bandang Sukabumi
Bencana Banjir Bandang...
Bencana Banjir Bandang di Spanyol Menewaskan 95 Orang
Diterjang Banjir Bandang,...
Diterjang Banjir Bandang, 12 Rumah dan 1 Pesantren di Padang Lawas Hanyut
Sejumlah Rumah Warga...
Sejumlah Rumah Warga di Tapian Dolok Terendam Banjir
Banjir Bandang Rendam...
Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah pada Empat Kecamatan di Luwu
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
1 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
3 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
3 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
3 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
4 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
4 Rekomendasi Tempat...
4 Rekomendasi Tempat Wisata Menarik di Kota Bandung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved