Isu Gizi Buruk di Raja Ampat Ternyata Hoax

Kamis, 01 Maret 2018 - 16:21 WIB
Isu Gizi Buruk di Raja...
Isu Gizi Buruk di Raja Ampat Ternyata Hoax
A A A
SAPOKREN - Informasi adanya kejadian gizi buruk di Kampung Sapokren, Distrik Waigeo Selatan, yang diunggah oleh netizen, dan sempat viral di media sosial belum lama ini ternyata adalah informasi hoax alias berita bohong.

Sekretaris Daerah Raja Ampat, Yusuf Salim mengatakan beredarnya foto - foto dua anak kecil, putra dari Laurent Mambrasar bernama Andreas 9 tahun, Gideon 7 tahun warga Kampung Sapokren, Kabupaten Raja Ampat. Yang diposting oleh beberapa akun facebook adalah informasi bohong alias hoax,

"Bukan menderita gizi buruk tetapi menderita penyakit paru, dan sudah ditangani sejak 2013 hingga 2016 oleh perawat dari Puskesmas Saonek, "tegas Yusuf Salim. Kepada SINDOnews Kamis (1/3/2018) melalui sambungan telepon selulernya.

Menurut Yusuf Salim beredarnya isu tentang gizi buruk di Raja Ampat, pihak pemerintah daerah telah melakukan pengecekan dan tidak benar ada gizi buruk di Sapokren.

Yusuf menyesalkan adanya informasi yang langsung diviralkan di media sosial tanpa koordinasi lebih dahulu dengan pihak Pemerintah Daerah.

"Terimakasih adanya informasi itu, tetapi seharusnya koordinasi dulu dengan Pemda tentang kebenaran informasi itu. Bukan langsung disebarluaskan di medsos,” jelas Yusuf Salim.

Sementara itu, salah satu perawat pada poli paru Puskesmas Saonek, Sadia Ripamole mengatakan, kedua bocah yang diviralkan di medsos oleh sejumlah netizen di media sosial belum lama ini, adalah penderita penyakit paru yang telah diobati sejak 2013 lalu dimana kedua bocah tersebut mengalami penyakit paru yang telah ditangani oleh pihak puskesmas.

“Puskesmas Saonek dari tahun 2013-2016. Pengobatan tipi paru sudah selesai 2016, sudah tuntas tinggal kita memberikan asupan gizi,” jelas Sadia.

Informasi yang dihimpun SINDOnews, diduga ada pihak pihak tertentu yang sengaja membesar-besarkan isu gizi buruk di Raja Ampat di media Sosial.

Hal tersebut terungkap dengan penjelasan Laurent Mambrasar, ayah dua bocah tersebut bahwa sebelumnya, pada hari Senin (26/2/2018) lalu, ada beberapa orang yang datang menemui dirinya lalu meminta putranya Gideon membuka baju kemudian memotretnya.

Berita gizi buruk di Raja Ampat mencuat dan menjadi berbincangan miring di publik setelah adanya pernyataan dari ketua DPW PKB Papua Barat, Abdullah Gazam di media lokal, tentang kebenaran adanya gizi buruk di Sapokren.
(sms)
Berita Terkait
Derita Gizi Buruk Sejak...
Derita Gizi Buruk Sejak Umur 5 Bulan, BB Iqbal Kini Hanya 12 Kg di Umur 19 Tahun
Sempat Menolak Anaknya...
Sempat Menolak Anaknya Dirawat di RS, Kini Balita Penderita Gizi Buruk Asal Pidie Jaya Mulai Ditangani di RSUDZA
Cara PTTEP, Pemprov...
Cara PTTEP, Pemprov NTT, dan Pemkab Kupang Cegah Stunting
Wabah Gizi Buruk Ancam...
Wabah Gizi Buruk Ancam Anak-anak Yaman
Intervensi Remaja Menuju...
Intervensi Remaja Menuju 'Zero New Stunting'
Balita di Sidimpuan...
Balita di Sidimpuan Ini Alami Kekurangan Gizi, Ke mana Wali Kota?
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
2 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
2 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
3 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
3 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
5 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
6 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved