Menristekdikti M Nasir Luncurkan IPKB di Solo

Minggu, 25 Februari 2018 - 14:20 WIB
Menristekdikti M Nasir...
Menristekdikti M Nasir Luncurkan IPKB di Solo
A A A
SOLO - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meluncurkan Ikatan Praktisi Berkelanjutan Bersertifikat (IPKB) di Solo, Jawa Tengah. Lembaga yang diinisiasi oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR), merupakan wadah para praktisi yang konsen terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi.

"Inisiasi yang dilakukan NCSR adalah terobosan baru dan kontribusi untuk global," kata Mohamad Nasir dalam sambutannya di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (24/2/2018).

Dia berharap, kehadiran IPKB akan membuat laporan keberlanjutan di masa depan semakin komprehensif. Dalam arti, tidak hanya dari sudut pandang akuntan tetapi juga dari disiplin ilmu yang lain. Industri sudah tidak bisa dilihat lagi seperti masa lalu.

Ketua Umum IPKB, Eko Ganis Sukoharsono menyambut baik arahan Meristekdikti. Ia juga optimistis IPKB mampu memberikan sumbangsih lebih baik di bidang laporan keberlanjutan di masa mendatang.

Kehadiran IPKB telah lama dinantikan. Bukan cuma di Indonesia tetapi juga oleh para praktisi asing. Seperti Bangladesh, Filipina, Malaysia, dan Singapura. "Indonesia menjadi pusatnya. Kalau orang Singapura, Filipina, Malaysia ingin belajar mereka harus ke Indonesia," katanya.

Acara yang diselenggarakan NCSR itu diakhiri dengan penganugerahan Sustainability Report Award 2017 kepada perusahaan dan lembaga pemerintah yang dinilai berkontribusi dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Penghargaan Best Overall berhasil diraih PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Kemudian juara pertama untuk masing-masing kategori.

Yakni Bank Sumsel (jasa keuangan), Perusahaan Gas Negara (energi), Vale Indonesia (tambang dan metal), Pertamina Hulu Energi (gas dan minyak bumi), Telkom (infrastruktur), Pupuk Indonesia (manufaktur), PT Timah (combined report), SKK Migas (lembaga pemerintah), Bank Asia Limited Bangladesh (overseas). Juara first year SRA entry diraih oleh Phapros.

Direktur Teknologi PT Pupuk Indonesia (Persero) M Djohan Safri sebagai salah satu penerima penghargaan mengatakan, penghargaan yang diberikan merupakan ketiga kalinya. PT Pupuk Indonesia kembali sukses meraih penghargaan Best Sustainability Report Category Manufactures.

Tahun 2015 lalu meraih juara satu, 2016 meraih runner up, dan tahun 2017 sebagai juara dalam Category Manufactures.
(rhs)
Berita Terkait
15 Peserta Berprestasi...
15 Peserta Berprestasi Ikuti Bootcamp Coding For Indonesia
Pembentukan Badan Intelejen...
Pembentukan Badan Intelejen Teknologi, Informasi & Keuangan
Pandemi COVID-19, Tenaga...
Pandemi COVID-19, Tenaga Kerja Harus Kuasai Teknologi Informasi
PDIP Memanfaatkan Teknologi...
PDIP Memanfaatkan Teknologi Informasi untuk Melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan
Ketum IKA UPI Sebut...
Ketum IKA UPI Sebut Wabah COVID-19 Percepat Revolusi Industri 4.0
Mengenal Teknologi Pembangunan...
Mengenal Teknologi Pembangunan Flyover Purwosari Solo
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
3 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
5 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved