Pembangunan MRT Tanpa APBD/APBN, Gunakan Dana Asing

Selasa, 13 Februari 2018 - 13:43 WIB
Pembangunan MRT Tanpa...
Pembangunan MRT Tanpa APBD/APBN, Gunakan Dana Asing
A A A
TANGERANG - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany menyatakan, pembangunan mass rapid transit (MRT) yang akan dilanjutkan hingga ke Stasiun Kereta Api (KA) Rawa Buntu, Serpong, tidak akan menggunakan dana APBD dan APBN, tetapi dengan memakai dana bantuan dari luar.

“Intinya enggak boleh menggunakan dana APBD. Tetapi MRT ini akan berusaha cari lounge bantuan dari luar. Jadi, tidak mengandalkan bantuan APBD dan APBN. Kalau investornya siapa saja, bisa tanyakan langsung ke PT MRT karena kami tidak tahu,” ungkap Airin. Dia melanjutkan, progres rencana pembangunan MRT hingga ke Rawa Buntu itu baru sampai pada studi kelayakannya. Pihaknya juga telah berbicara kepada Asda 2 Pemkot Tangsel tentang regulasi aturan dan segala ketentuannya. Namun, pihaknya mengaku masih akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan.

“Kemarin sudah rapat antara MRT dan kami. Jadi, kami menunjuk MRT untuk melakukan studi kelayakan. Nah, ini yang sedang dibahas di Asda 2, dilihat regulasi aturan dan ketentuannya. Seharusnya kemarin kami menghadap Kemenhub, tapi karena kami belum siap, jadi kami minta waktunya diundur,”tutur Airin. Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menambahkan, MRT sangat penting bagi masyarakat Tangsel. Sebab, memiliki daya tampung yang lebih luas dari light rail transit (LRT). Terlebih, banyak warga Tangsel yang bekerja di Jakarta sehingga akan sangat membantu warga dalam beralih ke transportasi massal.

“Masyarakat Tangsel lebih butuh MRT karena kapasitasnya yang lebih besar. Dan, itu yang kemarin diusulkan Ibu Wali Kota kepada Pemda DKI agar MRT ditarik perencanaannya supaya bisa melayani masyarakat Serpong. Bahkan, dulu perencanaannya sampai Vila Dago di Bogor,” ungkap Benyamin. Meski begitu, pihaknya masih belum bicara banyak mengenai rencana pembangunan moda transportasi massal tersebut. Namun, pihaknya berharap pembangunan MRT bisa segera diteruskan agar terjadi peralihan kendaraan pribadi ke transportasi massal sehingga, dapat mengurai kemacetan yang terjadi di Tangsel.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengembangan dan Pelayanan Angkutan Dishub Tangsel Martha Lena membenarkan bahwa kajian kelayakan MRT sampai Serpong, Tangsel, akan dilaksanakan oleh PT MRT Jakarta. Namun, saat ini pihaknya masih menunggu persiapan pelaksanaan teknis pembangunan megaproyek tersebut. “Pak Wagub DKI mendukung usulan Pemkot Tangsel terkait perpanjangan trase MRT Lebak Bulus menuju Kota Tangsel. Untuk FS dan persiapannya target tahun ini selesai. Ada empat trase usulan dari PT MRT dengan trase terpendek 14 km dan terpanjang 20 km,” papar Martha.

Dia menyatakan, keempat trase yang telah ditawarkan sebagai pilihan untuk MRT tersebut adalah Lebak Bulus-Cisauk, Lebak Bulus-Ciputat-Cimanggis-Rawa Buntu, Lebak Bulus-Puspemkot Tangsel-Rawa Buntu, dan Lebak Bulus-Serpong- Rawa Buntu. Namun, semua disesuaikan dengan kajian feasibility study (FS) PT MRT. (Hasan Kurniawan)
(nfl)
Berita Terkait
Proyek MRT Fase 2A Tahun...
Proyek MRT Fase 2A Tahun Ini Ditargetkan Capai 23%
Begini Progres MRT Fase...
Begini Progres MRT Fase 2 pada Jalur Bundaran HI-Harmoni
Stasiun Thamrin Bakal...
Stasiun Thamrin Bakal Jadi Stasiun MRT Terpanjang, Begini Penampakannya
Pengerjaan MRT Fase...
Pengerjaan MRT Fase II, JPO Bank Indonesia Mulai Dibongkar
Didanai Korsel, DKI...
Didanai Korsel, DKI Bangun MRT Jakarta Fase IV Fatmawati-Kampung Rambutan
Skybridge MRT Lebak...
Skybridge MRT Lebak Bulus Ditargetkan Rampung November Ini
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
6 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
6 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
6 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
7 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
8 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
9 jam yang lalu
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved