Satu Keluarga Dibunuh, Korban Ditemukan Berpelukan dalam Kamar

Senin, 12 Februari 2018 - 20:22 WIB
Satu Keluarga Dibunuh,...
Satu Keluarga Dibunuh, Korban Ditemukan Berpelukan dalam Kamar
A A A
TANGERANG - Seorang ibu dan dua anak gadisnya ditemukan tewas bersimbah darah di Perumahan Taman Kota II, Blok B6/5, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten.

Korban diketahui bernama Ema (40), Nova (19), dan Tiara (11). Tidak jauh dari penemuan jenazah ketiga orang tersebut, terdapat suami siri korban Efendi (40) yang juga berlumuran darah. Namun masih bisa bernapas.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, saat ditemukan ketiga korban tewas sedang berpelukan di atas tempat tidurnya.

"Saat pertama ditemukan, ibu dan kedua anaknya saling berpelukan. Pada tubuhnya ditemukan banyak luka bekas senjata tajam," kata Harry kepada KORAN SINDO di Mapolresto Tangerang, Senin (12/2/2018).

Dijelaskan Harry, mayat korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya Marti, sekitar pukul 15.00 WIB. Bermula ketika para tetangga curiga dengan penghuni rumah yang tidak kunjung ke luar rumah.

"Korban tidak keluar rumah sejak pagi hari. Bersama Ketua RT dan RW, para tetangga masuk ke dalam rumah, dan mendapati korban sudah tidak bernyawa," terangnya.

Tidak jauh dari dalam kamar itu, terdapat Efendi yang akrab disapa Abi, juga dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Tubuhnya bermandikan darah, dan banyak ditemukan luka benda tajam di tubuhnya.

"Suami korban ditemukan di kamar lain, tidak jauh dari kamar jenazah korban ditemukan. Pada tubuhnya juga ditemukan banyak luka tusuk benda tajam," jelasnya.

Selanjutnya, para korban dilarikan ke RS Sari Asih Karawaci. Sedang jenazah ketiga korban sudah dibawa ke RSU Tangerang untuk dilakukan proses autopsi.

"Dari pemeriksaan sementara di dalam rumah korban, tidak ditemukan adanya barang-barang yang hilang. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan di lokasi dan pemeriksaan saksi," terangnya.

Berdasarkan olah TKP, diketahui ketiga korban tewas dengan cara dibekap dengan bantal dan dibacok dengan brutal, hingga menghembuskan napas terakhirnya.

"Korban dibekap dan dibacok dengan sajam. Motif dan tersangka pembunuhan sampai saat ini masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan Sat Reskrim Polresto Tangerang Kota," ungkapnya.

Sementara itu, Marti tetangga korban mengatakan, awalnya dia curiga dengan rumah keluarga Abi yang sepi. Sebab, biasanya rumah itu selalu ramai.

"Saya ke rumahnya suda ketok-ketok, tetapi enggak ada yang menjawab dari dalam. Dari situ saya curiga ada apa-apa, soalnya motornya ada. Lalu saya memanggil Ketua RT," sambung Marti.

Setelah pengurus RT datang, mereka masuk ke dalam rumah itu. Tidak ada yang aneh saat mereka masuk. Namun, saat menuju kamar, darah terlihat berceceran di lantai dan perasaan Marti mulai cemas.

"Saat diperiksa ke dalam rumah, pada kaget banyak darah di lantai. Bu Ema dan kedua anak perempuanya meninggal bermandikan darah. Kecuali ayahnya yang masih hidup. Kondisinya kritis," jelasnya.

Marti mengaku tidak habis pikir, saat melihat pembunuhan satu keluarga itu. Apalagi, keluarga ini dikenal baik dan sangat peduli dengan tetangga sekitar.

Hingga kini polisi masih belum mengetahui motif pembunuhan sadis tersebut. Petugas Polresto Tangerang masih melakukan pemeriksaan di rumah korban dan telah memasang garis polisi.
(mhd)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
4 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
4 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
5 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
5 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
5 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
5 jam yang lalu
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved