Kementerian PUPR Minta Bupati Bogor Cepat Menata Kawasan Puncak

Jum'at, 09 Februari 2018 - 16:10 WIB
Kementerian PUPR Minta...
Kementerian PUPR Minta Bupati Bogor Cepat Menata Kawasan Puncak
A A A
BOGOR - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat meminta Pemkab Bogor segera melakukan penanganan terkait kawasan Puncak, khususnya menyangkut PKL dan warga yang tinggal di daerah rawan longsor.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie S. Moerwanto usai melakukan rapat bersama Bupati Bogor, Nurhayanti di ruang rapat Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (9/2/2018).

Menurut Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie S. Moerwanto, program pertama yakni menstabilkan lereng-lereng yang ada disana, kemudian karena banyaknya PKL dan lainnya yang tinggal di tempat rawan bencana.

Pihaknya juga meminta Pemkab bersama Kemen PUPR segera melakukan penanganan khusus di daerah atau tempat rawan bencana yang banyak dihuni warga.

"Kita akan menata secara keseluruhan dan momentum ini untuk menyatukan semuanya, jadi kami punya program penataan jalan dan Bupati Bogor mempunyai program rest area, maka akan disatukan," katanya. (Baca: Tertimbun Material Longsor, Polisi Tutup Jalur Puncak )

Jadi, kata Arie, pihaknya ingin Pemkab Bogor menata lebih baik dan aman kawasan Puncak. "Jadi bukannya mengusur namun menyatukan program Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sehingga akan lebih bagus di kawasan puncak," katanya.

Pihaknya juga meminta Pemkab jangan hanya menata atasnya namun di bawahnya juga sehingga bila lalu lintas macet, kendaraan tidak menunggu di pinggir jalan namun di tempat parkir, jadi nantinya ada bus yang hanya melintas, bila lalu lintasnya mencair kendaraan lain pun bisa melintas.

"Sehingga di tempat parkir pedagang bisa berjualan disana, saya juga akan mendata pusat pusat kegiatan yang ada di kawasan puncak apa saja yang bisa kita tata," tambahnya.

Arie juga mengatakan pembangunan turap untuk pengamanan tanah, itu pun di integrasikan dengan pelebaran jalan kawasan puncak, jadi di data dulu mana saja daerah yang rawan dan sekarang Kemen-PUPR membangun bendungan besar Sukamahi dan Ciawi dan juga embung-embung.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Bogor, Nurhayanti mengaku siap dan berjanji bersama dengan Pemerintah Pusat segera melakukan penataan kawasan puncak agar lebih baik lagi, khususnya dalam mengembalikan fungsinya sebagai kawasan tangkapan air.

"Jadi ini jadi pekerjaan rumah 10 hari kedepan kita yaitu program percepatan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Bogor mendukung," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Korban Tewas Tanah Longsor...
Korban Tewas Tanah Longsor di Dramaga Bogor Ternyata Pasangan Suami Istri
Longsor Akibat Hujan...
Longsor Akibat Hujan Deras Terjang Dua Rumah Warga di Kabupaten Bogor
Tembok Penahan Tanah...
Tembok Penahan Tanah Longsor, Jalan Raya Bogor-Sukabumi Terancam Ambles
BNPB: 14 Orang Mengungsi...
BNPB: 14 Orang Mengungsi Akibat Tanah Longsor di Kabupaten Bogor
Longsor di Terowongan...
Longsor di Terowongan Cijayanti Bogor, Arus Lalin Terganggu
Pencarian Korban Tanah...
Pencarian Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Berita Terkini
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
15 menit yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
15 menit yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
18 menit yang lalu
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
1 jam yang lalu
Gunung Semeru Kembali...
Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, PVMBG: Waspadai Awan Panas dan Guguran Lava
2 jam yang lalu
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
12 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Macet Mengerikan...
6 Fakta Macet Mengerikan Hingga 17 Jam di Kawasan Puncak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved